Ke Tempat Pijat Dengan Keluhan Sakit Dada, Warga Nefonaek-Kupang Meninggal di Rumah Terapi
digtara.com -Danny Messakh (50), warga Jalan Waitama IV, RT 009/RW 003, Kelurahan Nefonaek, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang, NTT meninggal dunia saat datang ke rumah terapi pada Selasa (3/6/2025).
Baca Juga:
Danny datang ke rumah terapi di Jalan Sukun I, RT 033/RW 013, Kelurahan Oepura, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang pada Selasa pagi.
Korban datang ke rumah Jesua E Teyn di Jalan Sukun I menggunakan jasa maxim.
Saat itu di rumah Jesua selain ada Jesua, ada pula Yael Elfira S Teyn dan Yumina Teyn Opat.
Begitu tiba, korban langsung mendatangi Jesua dan bertanya apakah Jesua bisa pijat dan urut badan.
Jesua Cs tidak menjawab sehingga korban kembali bertanya dengan pertanyaan yang sama.
Jesua langsung mempersilahkan korban masuk untuk menanyakan keluhan sakit korban.
Saat itu korban menolak untuk duduk dan hanya berdiri.
Jesua menanyakan keluhan sakit yang dialami korban.
Korban menjelaskan kalau ia merasakan sakit di dada hingga ke tubuh bagian belakang.
Jesua mempersilahkan korban duduk. namun belum sempat korban duduk, korban langsung terjatuh tepat di depan Jesua Cs.
Melihat korban terjatuh, Jesua dan dua kerabatnya berupaya mengangkat korban dengan cara merangkul korban.
Namun karena berat, Jesua dan dua kerabatnya tidak bisa mengangkat korban sehingga korban terjatuh dengan posisi tubuh terlentang menghadap ke belakang.
Jesua berusaha membalik tubuh korban dengan posisi menghadap keatas.
Yael Teyn kemudian ke Polsek Maulafa melaporkan kejadian ini setelah memastikan korban telah meninggal dunia.
Piket SPKT Polsek Maulafa bersama anggota Bhabinkamtibmas kelurahan Oepura ke lokasi kejadian di Jalan Sukun 1, kelurahan Oepura, Kota Kupang.
Jenazah korban pun dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Kupang Titus Uly Kupang.
Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol Aldinan RJH Manurung melalui Kapolsek Maulafa, AKP Fery Nuralamsyah yang dikonfirmasi Selasa (3/6/2025) membenarkan kejadian ini.
Disebutkan kalau awalnya korban datang dengan keluhan sakit bagian dada dan meminta kepada Jesua untuk diurut.
Bamun pada saat itu Jesua belum sempat melakukan tindakan korban sudah terjatuh dalam keadaan meninggal dunia.
Jesua dan kerabatnya awalnya mengira korban hanya pingsan.
Berdasarkan keterangan dari keluarga, korban pada tanggal 1 Juni lalu sempat menelepon keluarga dan mengeluhkan sakit yang dirasakan.
Jenazah korban sudah di ruangan pemulasaran jenasah Rumah Sakit Bhyangkara Kupang.
Sementara penyebab kematian korban belum bisa dipastikan namun dugaan sementara akibat serangan jantung,
Kasus ini ditangani Polsek Maulafa dan Polresta Kupang Kota guna proses selanjutnya.
Kasus Penganiayaan Anak Hingga Meninggal di Kupang Direkonstruksi
Video Konsumsi Miras di Ruang Rawat Inap Puskesmas Viral, Empat Pemuda di Amarasi-Kupang Minta Maaf
Cemburu, Pria di Kupang Aniaya Istrinya
Hujat Istri dan Tidak Beri Nafkah, Pelda Christian Namo Diproses Hukum dan Ditahan
Dua Kasus KDRT Pasutri Muda di Maulafa-Kota Kupang Didamaikan