Bupati Sumba Barat Daya hingga Warga Ratenggarong Minta Maaf atas Dugaan Pungli Yang Dialami Youtuber di Lokasi Wisata
"Masyarakat akan diedukasi, difasilitasi dan terus didampingi agar tercipta kenyamanan dalam berbagai hal, dalam rangka prioritas pengembangan pariwisata," tandas Ratu Wulla
Baca Juga:
Merespon video yang viral, Polres Sumba Barat Daya mengambil langkah humanis dengan melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Sesuai video yang viral, terdapat dua lokasi yaitu Kampung Ratenggaro, Desa. Maliti Bondo Ate, Kecamatan Kodi Bangedo, Kabupaten Sumba Barat Daya dan lokasi berikutnya di jalan Wisata, Kampung Handang Kalula, Desa Kapaka Mandeta, Kecamatan Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya.
Wakapolres Sumba Barat Daya, Kompol Jeffris L. D Fanggidae mengatakan kalau pihaknya mengamankan PPR (53) dan JDM (22).
Keduanya pun bersedia untuk memberikan permohonan maaf dan klarifikasi atas kajadian yang merugikan kepada pemilik akun Tiktok Jajago Keliling Indonesia.
Hal tersebut diupayakan agar tidak melebar sampai menimbulkan citra buruk masyarakat Sumba sehingga berujung pada rasa akan takut dan ketidak nyamanan wisatawan yang berkunjung.
Keduanya didampingi Kepala Desa dan pejabat desa yang menjadi lokasi kejadian, meminta maaf sebesar-besarnya atas apa yang terjadi, dan berjanji untuk tidak mengulangi hal yang sama kepada para wisatawan yang datang berkunjung nantinya.
Fasilitas Rusak, Akses ke Lokasi Wisata Alam Danau Sano Limbung-Manggarai Barat Ditutup Sementara
Polairud Polda NTT Evakuasi Wisatawan Asing Saat Pingsan Ketika Berwisata
Agen Travel di Labuan Bajo Gelapkan Uang Wisatawan Mancanegara
Kapolda NTT Ajak Wartawan dan Masyarakat Promosikan Destinasi Wisata Lokal di NTT
Tim SAR Gabungan Evakuasi Dua WNA Sakit Saat Berwisata di Pulau Padar-Manggarai Barat