Sumut Pecah! 5 Provinsi Baru Akan Lahir dari Sumatera Utara, Wilayah Kepemimpinan Bobby Nasution Bakal Berkurang
digtara.com - Lima Wilayah Diusulkan Jadi Provinsi Baru, Peta Sumatera Utara Berpotensi Berubah Drastis
Baca Juga:
Wacana pemekaran wilayah di Provinsi Sumatera Utara kembali mencuat dan menjadi sorotan publik.
Meski bukan isu baru, kali ini perhatian tertuju pada lima wilayah yang dikabarkan tengah diusulkan untuk membentuk provinsi baru.
Jika pemekaran ini benar-benar terwujud, maka struktur administratif Sumatera Utara akan mengalami perubahan besar.
Isu ini juga turut menyoroti pengaruh Gubernur Sumatera Utara saat ini, Bobby Nasution, karena cakupan wilayah kepemimpinannya akan berkurang secara signifikan.
Namun, hingga kini belum ada kepastian apakah pemerintah pusat akan menyetujui usulan tersebut.
Mengapa Pemekaran Diusulkan?
Wacana pembentukan provinsi baru ini didorong oleh keinginan untuk:
- Mempercepat pembangunan daerah
- Meningkatkan layanan public
- Mengoptimalkan pengelolaan sumber daya lokal
Meski demikian, belum satu pun dari lima wilayah ini yang secara resmi disetujui pemerintah pusat.
Namun, aspirasi terus disuarakan oleh berbagai tokoh masyarakat dan pemerintah daerah.
Berikut lima wilayah yang diusulkan menjadi provinsi baru:
1. Provinsi Toba Raya
Provinsi Toba Raya digagas untuk menjadi kawasan otonom yang melepaskan diri dari Sumatera Utara, khususnya wilayah sekitar Danau Toba.
Gagasan ini sudah lama muncul dan membawa harapan bagi masyarakat agar pengelolaan budaya dan pariwisata lebih fokus dan terarah.
Wilayah usulan:
- Kabupaten Karo
- Kabupaten Dairi
- Kabupaten Pakpak Bharat
- Kabupaten Simalungun
- Kabupaten Toba
- Kota Pematang Siantar
BNNP Sumut Buru Bandar Vape Narkoba Asal Kamboja, 64,69 Gram Etomidate Disita
Bayi 8 Bulan di Labura Meninggal, Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual
SKD Poltekimipas 2026 di Sumut Selesai, 1.147 Peserta Ikuti Ujian CAT
Pria Tewas Ditusuk di Kebun Sawit Labura, Polisi Tangkap Dua Terduga Pelaku
Coaching Clinic Anggaran Imigrasi Sumut Digelar, 110 Peserta Didorong Percepat Realisasi Anggaran