Tim Polairud Polda NTT dan Sejumlah Pihak Diberikan Penghargaan dalam Upaya Penyelamatan Kemanusiaan dari Bupati TTU
digtara.com - Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), Yosep Falentinus Delasalle Kebo memberikan penghargaan penyelamatan kemanusian kepada sejumlah pihak.
Baca Juga:
- Tidak Ditahan Setelah Jadi Tersangka Pencemaran Nama Baik, Perempuan di Manggarai Barat Dikenakan Wajib Lapor
- Kembalikan Berkas Perkara Dokter Icha ke JPU, Penyidik Polda NTT Tunggu Petunjuk Jaksa
- Keroyok Orang Hingga Tewas di Tasikmalaya-Jawa Barat, Pelaku Ditangkap Resmob Polda NTT dan Polres TTS di Kota SoE
Piagam penghargaan penyelamatan kemanusian oleh pemerintah Kabupaten TTU tahun 2025 ini diserahkan bupati pada Rabu (9/4/2025) di halaman kantor bupati TTU kepada berbagai pihak yang dianggap berjasa dalam upaya menyelamatkan diri dari tenggelamnya kapal motor Lampara Di Oebubun, Kecamatan Insana Utara, Kabupaten TTU pada akhir Maret 2025 lalu.
Penghargaan disampaikan langsung bupati TTU didampingi Kapolres TTU, Dandim 1618/TTU, perwakilan Kejari Kefamenanu, Kapolsek Insana Utara, Kapolsek Biboki Selatan, Danki Brimob Pamtas RI-RDTL, Danki SSK 3 Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yon Arhanudse 15/DBY-Wini.
Hadir pula Kalaksa BPBD Kabupaten Belu, Kepala Basarnas Kabupaten Belu, Dan Pos TNI AL Atapupu, Polairud Polda NTT, unsur Forkopimda Kabupaten TTU dan perwakilan Pengadilan Negeri Kefamenanu.
Penyerahan diawali dengan laporan dari Kepala Dinas Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Timor Tengah Utara, Oktovianus Nule dan penyerahan piagam penghargaan penyelamatan kemanusian oleh Bupati TTU.
Penghargaan diberikan kepada tiga orang warga atas jasa kepahlawanan dalam upaya menyelamatkan diri dari tenggelamnya kapal motor lampara di Oebubun masing-masing Kasmirus Koa, Irenius Opat dan Melianus Yori Betay.
11 orang nelayan juga diberikan penghargaan masing-masing Dominggus Ato, Kristoforus Taupah, Jefrianus Manlimas, Yakobus Moni, Primus Taunais, Alfrianus Taunais, Erlando Jefrianus Bano, Jerianto Kusi, Yansen Kolo, Yohanes Fati dan Frans Wilem Betay.
Penghargaan juga diberikan kepada pemilik KM Lampara Permata, Servianus Sandi Sally, pemilik KM Lampara Numadina 03, Yohanes Manek, pemilik KM Lampara Bonita 02, Antonius Taolin.
Selain itu, penghargaan juga kepada Kapolsek Insana Utara, Kapolsek Biboki Selatan, Pos TNI AL Atapupu, Danpos Basarnas Atambua, Satgas Pamtas RI Polda NTT-Wini RDTL Satuan Brimob, Koramil 1618/03 Insana Utara, Danki SSK 3 Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yon Arhanudse 15/DBY-Wini.
Sejumlah anggota dari Direktorat Polairud Polda NTT dan Kalaksa BPBD Kabupaten Belu juga diberikan penghargaan oleh Bupati TTU.
Bupati TTU memberikan apresiasi yang tinggi kepada para nelayan dan semua pihak yang terlibat dalam pencarian dan evakuasi korban tenggelamnya kapal Lampara yang merenggut nyawa 5 anggota masyarakat Kabupaten TTU.
"Saya menyatakan rasa syukur dan terima kasih yang dalam terhadap para nelayan yang berani terjun ke laut untuk membantu, serta kepada pihak-pihak yang terlibat, termasuk tim SAR, kepolisian, dan masyarakat setempat," ujar bupati TTU.
Tidak Ditahan Setelah Jadi Tersangka Pencemaran Nama Baik, Perempuan di Manggarai Barat Dikenakan Wajib Lapor
Kembalikan Berkas Perkara Dokter Icha ke JPU, Penyidik Polda NTT Tunggu Petunjuk Jaksa
Keroyok Orang Hingga Tewas di Tasikmalaya-Jawa Barat, Pelaku Ditangkap Resmob Polda NTT dan Polres TTS di Kota SoE
Direktorat Binmas Polda NTT-Unwira Kupang Teken PKS Perkuat Kolaborasi Kepolisian dan Perguruan Tinggi
Polres Kupang Limpahkan Kasus Pembuangan Bayi di Amarasi ke Polda NTT