Sudah Teruji, Wakapolda NTT Pastikan Penerimaan Anggota Polri Terapkan Sistem BeTAH dan One Day Service
Untuk mempersiapkan diri mengikuti rekrutmen anggota Polri ini, semua sudah ada sarana yang memudahkan untuk bisa belajar dan berlatih.
Baca Juga:
"Pedomani aturan main yang ada. Pakai segala sarana yang sudah mudah diakses untuk belajar dan berlatih. Yakinlah pada kemampuan diri bukan karena bantuan orang lain," tegas Wakapolda NTT.
Kepada panitia, pengawas, orang tua/wali dan peserta seleksi, Wakapolda NTT minta agar melaksanakan sumpah dan janji yang sudah diucapkan dengan baik dan benar
Orang tua/wali dan peserta juga diharapkan memperhatikan jadwal seleksi dan terus melakukan persiapan.
(Peserta) yang lulus adalah kalian yang sudah siap. Yang terpilih menjadi anggota Polri adalah putra-putri Indonesia yang terbaik. Tidak ada yang mengatasnamakan suku tapi adalah putra putri Indonesia terbaik," tegas mantan Karopenmas Divhumas Polri ini.
Wakapolda mengingatkan kepada peserta, jika ingin sukses maka persiapkan diri karena dalam proses seleksi akan ada yang memenuhi syarat dan tidak memenuhi syarat serta ada yang lulus terpilih dan ada yang lulus tidak terpilih.
"Jangan sia-siakan kesempatan yang ada. Persiapkan diri dengan baik dengan belajar dan berlatih," ujar Wakapolda NTT.
Panitia diminta melaksanakan tugas dengan baik. "Tunjukkan ke publik bahwa Polda NTT memberikan yang terbaik karena kita sudah teruji dalam proses seleksi ini," tandas Wakapolda NTT.
Panitia juga menyiapkan ruang konseling bagi peserta yang tidak lulus untuk berkonsultasi baik kesehatan, psikologi dan tahapan seleksi lainnya.
Selain itu layanan survei kepuasan peserta mengenai proses dan tahapan seleksi yang diisi peserta.
Dalam rekrutmen kali ini, diterima anggota Polri dari jalur Akpol, Bintara dan Tamtama Polri.
Jalur Akpol dengan masa pendidikan selama empat tahun di Semarang, Jawa Tengah. Jalur Akpol menawarkan kesempatan bagi lulusan SMA/MA tahun 2020–2025.
Pendidikan berlangsung selama empat tahun di Lemdiklat Polri, Semarang, Jawa Tengah.
Nantinya, lulusan Akpol tersebut akan menyandang pangkat Inspektur Polisi Dua (Ipda).
Kunjungi Sekolah Yang Rusak Karena Bencana Alam, Wakapolda NTT Beri Bantuan Pendidikan
Dua Sekolah di Sikka-NTT Rusak Pasca Bencana Alam Angin Kencang, Pemerintah Segera Renovasi
Satu Lagi SPPG 3T di Kabupaten TTU Diresmikan, Total Tujuh SPPG Polri Layani 4.033 Penerima MBG
Amankan Natal dan Tahun Baru, Polri Gelar Operasi Lilin Turangga 2025
Wakapolda NTT Minta Warga Percayakan Penanganan Kematian Lucky dan Delfi ke Penyidik