Sembilan Warga Kupang Dimangsa Buaya dalam Kurun Waktu Enam Tahun di SM Tuadale-Kupang
10 Februari 2025, Jiky Orlando Benu (27) diserang buaya saat sedang memancing.
Baca Juga:
Ia berusaha melepaskan gigitan buaya hingga tangan kanan putus.
Korban melarikan diri dari lokasi kejadian namun buaya tersebut sempat mengejar korban.
28 Februari 2025, Yafet Maak (51) diserang buaya saat memanah ikan
Yafet Maak yang lahir di Batululi, 22 Desember 1974 diserang buaya saat menangkap ikan menggunakan panah.
Pada Jumat 28 Februari 2025 sekitar pukul 23.55 WITA korban yang merupakan warga Desa Sumlili RT 11, RW 06 Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, sedang memanah ikan di Danau Tuadale, diserang oleh seekor buaya.
Pada saat berjalan di tepi danau dengan kedalaman setinggi betis, tiba-tiba seekor buaya sepanjang kurang lebih 4 meter muncul didepan korban dan langsung menyerang.
Korban ingin melarikan diri namun buaya tersebut langsung menggigit tumit, betis, lalu paha kanan bagian belakang.
Korban sempat berusaha melepaskan gigitan buaya namun pergelangan tangan kanan korban juga digigit.
Sempat diseret ke dalam danau yang airnya lebih dalam, namun korban terus melawan dan berteriak minta tolong.
Beruntung dia berhasil lepas dari gigitan buaya setelah teman korban yang berada sekitar 20 meter dari lokasi kejadian tiba dan memukul kepala buaya tersebut dengan kayu.
Korban dilarikan ke pemukiman warga di desa Sumlili oleh temannya dan pihak keluarga korban langsung membawa korban ke Rumah Sakit Ben Boi Kupang.
Sidak Pasar Bersama Forkopimda, Polresta Kupang Kota Bakal Tindak Tegas Oknum Yang Melanggar Hukum
Jemaah Umroh Asal NTT Diminta Tunda Agenda Umroh Saat Konflik Timur Tengah Menguat
Rinto Subekti Ajak Masyarakat Teruskan Estafet Perjuangan Pahlawan dengan Jaga Persatuan
Awal Pekan Bulan Maret, Kapolresta Kupang Kota dan Para Kapolsek Jadi Inspektur Upacara di Sejumlah Sekolah di Kota Kupang
Residivis Pelaku Penikaman di Kupang Diamankan Resmob Polda NTT, Polsek Maulafa Gelar Perkara