Sabtu, 07 Maret 2026

Tawuran Pemuda di Alor-NTT Berlanjut, Polisi Tingkatkan Patroli dan Pengamanan

Imanuel Lodja - Minggu, 16 Februari 2025 09:30 WIB
Tawuran Pemuda di Alor-NTT Berlanjut, Polisi Tingkatkan Patroli dan Pengamanan
ist
Tawuran Pemuda di Alor-NTT Berlanjut, Polisi Tingkatkan Patroli dan Pengamanan

RM diduga memprovokasi massa yang sementara beristirahat di seputaran Kampung Baru. Diduga RM meminta pemuda Kampung Baru untuk menyerang kampung Wetabua.

Baca Juga:

Massa Kampung Baru rupanya tersulut sehingga turun ke arah simpang Putra lio dan menyerang, melempar dan memanah ke arah Kampung Wetabua.

Anggota Polres Alor dan bersama Kompi 4 Yon A Brimob yang sementara siaga dan berjaga di lokasi langsung mencegah aksi dua kelompok pemuda ini.

Kapolres Alor pun turun tangan melerai para pemuda untuk tidak melakukan aksi tawuran dan memberikan himbauan kepada para pemuda maupun masyarakat sekitar untuk melakukan aktivitas.

Kapolres juga mengingatkan soal hari Minggu sehingga menghimbau agar para pemuda mempersiapkan diri ke gereja mengikuti ibadah.

Beruntung dari kejadian ini tidak ada korban jiwa maupun korban luka. Namun kerusakan menimpa sejumlah bangunan rumah yang terkena lemparan batu.

Hingga Minggu pagi, situasi dan kondisi baik di Kampung Baru maupun di Wetabua masih kondusif, namun para pemuda dari Wetabua dan kampung Baru masih berjaga-jaga di kampungnya masing-masing.

Pada Sabtu (15/2/2025) subuh sekitar pukul 02.30 wita terjadi tawuran di Simpang Putra Lio, Kelurahan Nusa Kenari, Kecamatan Teluk Mutiara, Kabupaten Alor.

Kejadian ini menyebabkan tujuh orang terkena panah saat terjadinya tawuran tersebut.

Tujuh korban ini merupakan warga Kampung Baru yakni Muhammad Usman (38), Noven Banaweng (33), Yufi Lobang (30), Glen Jonathan Selly (18), Oskar B. Lelanghulu (22), Riyanto Imanuel Mauko (19) dan Ressy Leyn (19).

Dua dari tujuh orang korban merupakan pelajar SMA di Kabupaten Alor.

Ketujuh korban yang tinggal di Kampung Baru, Kelurahan Kenari, Kecamatan Teluk Mutiara, Kabupaten Alor terkena panah pada leher dan belakang.

Diduga para korban dipanah oleh pemuda Wetabua.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Lansia Perempuan di Alor-NTT Dituduh Suanggi dan Dianiaya, Polisi Amankan Dua Terduga Pelaku

Lansia Perempuan di Alor-NTT Dituduh Suanggi dan Dianiaya, Polisi Amankan Dua Terduga Pelaku

Warga Demo Soal Perilaku Pengunjung TN Mutis, BBKSDA NTT Beri Sejumlah Penjelasan

Warga Demo Soal Perilaku Pengunjung TN Mutis, BBKSDA NTT Beri Sejumlah Penjelasan

Rumah Terbakar di Sumba Barat Daya, Satu Warga Dianiaya dengan Parang

Rumah Terbakar di Sumba Barat Daya, Satu Warga Dianiaya dengan Parang

Mahasiswa di Manggarai-NTT Todong Sajam dan Gasak Barang Dalam Kios

Mahasiswa di Manggarai-NTT Todong Sajam dan Gasak Barang Dalam Kios

IRT di Malaka-NTT Melahirkan dalam Kondisi Tangan Luka Parah Ditebas Suami

IRT di Malaka-NTT Melahirkan dalam Kondisi Tangan Luka Parah Ditebas Suami

Korban Pencabulan Oleh Piche Kota Cs Tolak Pendampingan LPSK

Korban Pencabulan Oleh Piche Kota Cs Tolak Pendampingan LPSK

Komentar
Berita Terbaru