Selasa, 13 Januari 2026

Kelompok Pemuda di Alor-NTT Ribut, Tujuh Orang Pria Terkena Panah

Imanuel Lodja - Sabtu, 15 Februari 2025 17:32 WIB
Kelompok Pemuda di Alor-NTT Ribut, Tujuh Orang Pria Terkena Panah
istimewa
Kelompok Pemuda di Alor-NTT Ribut, Tujuh Orang Pria Terkena Panah

digtara.com - Keributan terjadi antar kelompok pemuda di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/2/2025) subuh sekitar pukul 02.30 wita.

Baca Juga:

Keributan melibatkan dua kelompok pemuda di depan Kantor BRI Kalabahi di Kelurahan Kenari, Kecamatan Teluk Mutiara, Kabupaten Alor.

Keributan terjadi antara pemuda Kampung Baru dan pemuda Wetabua, Kabupaten Alor.

Belum diketahui penyebab dan latar belakang kejadian ini.

Namun diperoleh informasi bahwa tujuh orang pria terluka kena panah saat kejadian tersebut.

Tujuh korban ini merupakan warga Kampung Baru yakni Muhamad Usman (38), Noven Banaweng (33), Yufi Lobang (30), Glen Jonatan Selly (18), Oskar B. Lelanghulu (22), Riyanto Imanuel Mauko (19) dan Ressy Leyn (19).

Dua dari tujuh orang korban merupakan pelajar SMA di Kabupaten Alor.

Ketujuh korban yang tinggal di Kampung Baru, Kelurahan Kenari, Kecamatan Teluk Mutiara, Kabupaten Alor terkena panah pada leher dan belakang.

Diduga para korban dipanah oleh pemuda Wetabua.

Kapolres Alor, AKBP Supriadi Rahman melalui Kasat Reskrim Polres Alor, Iptu Anselmus Leza yang dikonfirmasi pada Sabtu malam membenarkan kejadian ini.

"Kami masih dalami," tandas Kasat Reskrim Polres Alor.

Tawuran antar pemuda dari Kelurahan Wetabua dan Kampung Baru, Kelurahan Nusa Kenari ini mengakibatkan beberapa orang mengalami luka akibat panah dan lemparan batu.

Piket SPKT Polres Alor dipimpin perwira pengawas, Iptu Luthfi Satria Nugraha bersama Kasat Samapta Polres Alor, AKP Warsito dan Ka SPKT B, Aiptu Oskar Manalor menuju lokasi kejadian.

Personel Brimob Kompi 4 Yon A Polda NTT dipimpin Danki Brimob Kompi 4 Yon A Polda NTT, Iptu Nardi Irawan turut dikerahkan untuk membantu proses pembubaran massa.

Pasca upaya yang dilakukan aparat keamanan, tawuran berhasil dibubarkan dan kedua kelompok pemuda membubarkan diri.

Akibat bentrokan ini, tujuh orang mengalami luka akibat terkena panah, sementara dua lainnya terluka karena lemparan batu

Personel SPKT Polres Alor bersama Piket fungsi serta anggota Brimob Kompi 4 Yon A Polda NTT masih bersiaga di lokasi guna mencegah potensi bentrokan susulan.

Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi demi menjaga ketertiban serta keamanan di wilayah Teluk Mutiara.


Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Polres Sumba Timur dan Sumba Barat Daya Ungkap Sindikat Curanmor Antar Kabupaten

Polres Sumba Timur dan Sumba Barat Daya Ungkap Sindikat Curanmor Antar Kabupaten

Pingsan Saat Berkendara, Penumpang Sepeda Motor di Kupang Ditolong Polantas ke Rumah Sakit

Pingsan Saat Berkendara, Penumpang Sepeda Motor di Kupang Ditolong Polantas ke Rumah Sakit

Sejumlah Perwira di Polda NTT dan Polres Jajaran Dimutasi

Sejumlah Perwira di Polda NTT dan Polres Jajaran Dimutasi

Lindungi Hak Tenaga Kerja, Desk Tenaga Kerja Sepakat Perlu Wadah Organisasi dan Sosialisasi Berbagai Regulasi

Lindungi Hak Tenaga Kerja, Desk Tenaga Kerja Sepakat Perlu Wadah Organisasi dan Sosialisasi Berbagai Regulasi

Terima 984 Laporan Polisi Selama Tahun 2025, Polres TTS Tuntaskan 55 Persen Kasus

Terima 984 Laporan Polisi Selama Tahun 2025, Polres TTS Tuntaskan 55 Persen Kasus

NTT Jadi Lumbung Jagung Nasional, Kapolda NTT Pimpin Panen Raya Jagung Kuartal IV 2025

NTT Jadi Lumbung Jagung Nasional, Kapolda NTT Pimpin Panen Raya Jagung Kuartal IV 2025

Komentar
Berita Terbaru