Polisi Evakuasi Speed Boat Kandas di Perairan Labuan Bajo-Manggarai Barat
digtara.com - Aparat kepolisian Polairud bersama masyarakat mengevakuasi speed boat (kapal cepat) Ocean Day yang kandas di perairan Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT pada Jumat (31/1/2025) lalu.
Baca Juga:
- 25 Tahun Jadi Lembaga Pendidikan Bagi Warga Pulau Kukusan Dalam Kondisi Memprihatinkan, Kapolda NTT Bantu Revitalisasi MI Al-Hidayah
- Tim SAR Gabungan Evakuasi Empat Warga Kabupaten Manggarai Timur Korban Gempa ke Labuan Bajo
- Baru Bebas dari Penjara, Remaja di Manggarai Barat Kembali Bobol Rumah Warga Untuk Judi Online
Evakuasi kapal cepat itu pun dilakukan sejumlah anggota Polri dari Korpolairud Baharkam Polri, Ditpolairud Polda NTT dan Satpolairud Polres Manggarai Barat pada Rabu (5/2/2025).
"Kami bersama masyarakat mengevakuasi satu unit speed boat di kawasan Pantai Pede Labuan Bajo," kata Kasat Polairud Polres Manggarai Barat, AKP Dimas Yusuf Fadhillah Rahmanto saat dikonfirmasi pada Rabu (5/2/2025) siang.
Ia menjelaskan kapal naas itu dihantam gelombang dan angin kencang hingga terhempas ke tepi pantai pasca cuaca ekstrim yang melanda wilayah Manggarai Barat.
Kapal cepat yang berukuran 27 Gross Tonnage (GT) itu berbenturan dengan tanggul batu hingga mengalami kerusakan.
"Penyebabnya, karena diterjang gelombang tinggi disertai hujan dan angin kencang, tali mooring bagian haluan kapal putus sehingga kapal hanyut, terhempas ke pinggir pantai, dan berbenturan dengan tanggul," jelasnya.
Saat kejadian, kapal cepat Ocean Day tidak membawa tamu atau penumpang.
"Tidak ada korban jiwa pada peristiwa tersebut, namun kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah," tutur Ajun komisaris polisi itu.
Proses evakuasi kapal cepat itu cukup sulit lantaran kondisi air laut surut dan dangkal. Tim evakuasi menunggu sampai air kembali pasang.
Kini, kapal cepat Ocean Day telah kembali ke Perairan Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat dan sementara dilakukan proses perbaikan.
"Speed boat berhasil dievakuasi dengan cara ditarik menggunakan Speed Boat GTOne. Proses evakuasi membutuhkan waktu kurang lebih sekitar 3 jam," sebutnya.
Kasat juga mengimbau nelayan dan kapten kapal wisata untuk waspada terhadap cuaca yang tak menentu (ekstrem).
"Para nelayan dan kapten kapal wisata agar mematuhi standar operasional kapal atau pantau terus informasi dari BMKG dan KSOP Labuan Bajo," ungkap Kasat.
25 Tahun Jadi Lembaga Pendidikan Bagi Warga Pulau Kukusan Dalam Kondisi Memprihatinkan, Kapolda NTT Bantu Revitalisasi MI Al-Hidayah
Tim SAR Gabungan Evakuasi Empat Warga Kabupaten Manggarai Timur Korban Gempa ke Labuan Bajo
Baru Bebas dari Penjara, Remaja di Manggarai Barat Kembali Bobol Rumah Warga Untuk Judi Online
Sakit di Tenda Darurat, Polisi Antar Bayi Sakit untuk Dapat Bantuan Medis
Kapolres Manggarai Barat Datangkan Terapis Bantu Pasien Stroke di Tenda Pengungsian