Guru dan Siswa Bersih-bersih Pasca Banjir, Proses Belajar Mengajar Tertunda
digtara.com - Banjir yang melanda sejumlah kawasan di kota Tebingtinggi, Sumatera Utara, sejak Senin (20/01/2025), kini sudah surut.
Baca Juga:
Sejumlah rumah warga dan sekolah di kota Tebingtinggi kini tak lagi terendam air.
Guru dan siswa siswi SMP Negeri 3 kota Tebingtinggi, melakukan bersih bersih mulai dari dalam ruangan belajar dan ruangan guru dari sisa lumpur dari kiriman banjir.
Siswa siswi bersama guru bergotong royong membersihkan seluruh ruangan kelas termasuk peralatan sekolah.
Akibat dilanda banjir kemarin, tidak sedikit peralatan sekolah seperti kursi dan meja belajar yang rusak akibat banjir.
Kepala sekolah SMP Negeri 3 kota Tebingtinggi, Yeni Sugianti M.SP mengatakan, kegiatan belajar mengajar untuk sementara tertunda.
"Seluruh ruang kelas dan ruang guru serta kantor beberapa hari lalu terendam banjir, sehingga seluruh ruangan di penuhi lumpur sisa banjir," ucapnya.
Seluruh guru dan siswa siswi, lanjut Yeni, hari ini bergotong royong untuk memberikan seluruh ruang kelas dan ruang guru.
"Apabila seluruh ruangaan sudah bersih semua, besok proses belajar mengajar kita laksanakan," jelasnya.
Yeni pun berharap, agar sekolah yang ia pimpin bisa mendapat perhatian serius dari pemerintah setempat.
"Agar dapat mengatasi permasalah banjir di kota Tebingtinggi, khususnya di SMP Negeri 3, agar siswa siswi saat proses belajar mengajar tidak terganggu," harapnya.
Korban Banjir dan Longsor Sumatera Terima Bantuan Rp 8 Juta per Keluarga, Ini Rinciannya
24 Masjid di Aceh Timur Rusak Berat Diterjang Banjir, BKPRMI Minta Bantuan Pemerintah
Dua Desa di Adonara-Flores Timur Diterjang Banjir, Puluhan Rumah Terendam Air
Hujan Satu Jam, Mako Polsek Takari-Kupang Terendam Banjir dan Lumpur
Cetak Kader Penggerak Kerukunan dan Duta Moderasi Beragama di Kalangan Generasi Muda, FKUB Muda Jateng Gelar Sekolah Kerukunan