Jumat, 04 September 2026

Polda NTT Bongkar Sindikat Peredaran Upal Ratusan Juta Rupiah di NTT

Imanuel Lodja - Senin, 13 Januari 2025 11:54 WIB
Polda NTT Bongkar Sindikat Peredaran Upal Ratusan Juta Rupiah di NTT
istimewa
Polda NTT Bongkar Sindikat Peredaran Upal Ratusan Juta Rupiah di NTT

digtara.com - Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) membongkar sindikat peredaran uang palsu (Upal) di wilayah NTT.

Baca Juga:

Tidak tanggung-tanggung, polisi mengamankan barang bukti uang palsu ribuan lembar pecahan Rp 100.000 atau senilai Rp 100 juta.

Pengungkapan pada pekan lalu ini berawal dari informasi soal jual beli barang antik jenis samurai di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) NTT senilai triliunan rupiah.

Barang antik samurai tujuh tombol ini hendak dibeli oleh seorang pembeli dari Makassar melalui ASC. ASC rupanya sedang menjadi sasaran dari sejumlah pihak dan dicari karena beberapa kali melakukan penipuan.

Kali ini, ASC melebarkan wilayah penipuannya dari Jakarta ke wilayah NTT. Modusnya adalah menjadi perantara jual beli barang antik.

ASC diketahui ada di Kota Kupang, NTT pada pekan lalu. Aparat keamanan dari tim Resmob Ditreskrimum Polda NTT mengetahui keberadaan ASC di sebuah hotel di Kelurahan Tode Kisar, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang.

Dari hotel di Kelurahan Tode Kisar, ASC dan rekannya pindah ke sebuah hotel di Kelurahan Naikoten I, Kota Kupang.

ASC tidak sendirian. ia bersama dua orang rekannya. Namun dua orang rekannya berhasil kabur ke Surabaya, Jawa Timur dengan membawa kabur uang palsu yang diperkirakan sebanyak Rp 200 juta.

Tim Resmob Polda NTT kemudian mengamankan ASC. Saat itu ASC mengaku membawa uang palsu Rp 100 juta. Polisi pun mengamankan pelaku dan ribuan lembar uang palsu pecahan Rp 100.000.

ASC mengaku ke Kupang bersama rekannya, AP dan istri AP. AP sendiri bekerja di sebuah perusahaan yang bergerak di bisnis barang antik.

ASC dan AP datang ke NTT hendak melakukan transaksi pembelian sebuah samurai tujuh tombol di Kabupaten TTU. Keduanya menjadi perantara untuk pembeli barang antik dari Makassar, Sulawesi Selatan. AP merupakan penjamin dana kepada penjual barang antik.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Granat Belasan Tahun Disimpan Dalam Rumah, Warga Malaka Pilih Serahkan ke Polisi

Granat Belasan Tahun Disimpan Dalam Rumah, Warga Malaka Pilih Serahkan ke Polisi

Satlantas Polres Ngada Pulihkan Mental Anak Sekolah Korban Gempa Lewat Trauma Healing

Satlantas Polres Ngada Pulihkan Mental Anak Sekolah Korban Gempa Lewat Trauma Healing

Bantu Warga Korban Gempa Bumi, Kapolda NTT Beri Penghargaan Pada Tim Trauma Healing Polda Jawa Tengah Dan NTB

Bantu Warga Korban Gempa Bumi, Kapolda NTT Beri Penghargaan Pada Tim Trauma Healing Polda Jawa Tengah Dan NTB

Tim Dokkes Polda NTT dan Polres Ngada Home Visit Ke Rumah Warga dan Tenda Pengungsian Tangani Masalah Kesehatan

Tim Dokkes Polda NTT dan Polres Ngada Home Visit Ke Rumah Warga dan Tenda Pengungsian Tangani Masalah Kesehatan

20 Rumah Anggota Polres Manggarai Rusak Akibat Gempa

20 Rumah Anggota Polres Manggarai Rusak Akibat Gempa

Personil Terdampak Gempa Flores Dapat Bantuan Kapolri dan Ketua Umum Bhayangkari

Personil Terdampak Gempa Flores Dapat Bantuan Kapolri dan Ketua Umum Bhayangkari

Komentar
Berita Terbaru