Awas! Uang Palsu UIN Makassar Tak Terdeteksi ATM
digtara.com - Media sosial sedang dihebohkan dengan unggahan uang yang diklaim palsu namun sangat mirip dengan aslinya.
Baca Juga:
- Haji 2026, Kota Semarang Siap Berangkatkan 1.747 Jemaah, Termuda 15 Tahun dan Tertua 86 Tahun
- Sidang Isbat 19 Maret 2026 Dinanti, Ketua Asosiasi Ahli Falak Asia Tenggara Prediksi Hilal Syawal Masih “Kritis”
- Guru Besar Ilmu Hukum Islam yang Terkenal dengan Gagasan "Fikih Prasmanan” Prof Musahadi Resmi Jadi Rektor UIN Walisongo Periode 2026-2030
Yang lebih mengkhawatirkan, uang palsu yang beredar ini lolos uji dengan sinar ultraviolet (UV) bahkan mesin ATM pun disebut tidak mampu mendeteksinya.
Atas kejadian meresahkan ini, masyarakat pun bertanya-tanya tentang cara membedakan uang asli dan palsu.
Kabar ini pertama kali mencuat lewat unggahan X, @txtdommm pada Sabtu, 21 Desember 2024 lalu.
Kemudian cepat menyebar hingga diunggah oleh aku X, @kegblgunfaedh dengan narasi yang berbeda pada Senin, 23 Desember 2024.
Diduga kuat, uang palsu yang ditemukan di wilayah Makassar itu merupakan hasil cetakan dari pabrik Universitas Islam Negeri atau UIN Alauddin Makassar yang sekilas tak berbeda jauh dari uang asli keluaran Bank Indonesia (BI).
Diketahui, pada pekan lalu, sebanyak 17 orang ditetapkan sebagai tersangka pembuat dan pengedar uang palsu di wilayah Kampus UIN Makassar.
Para tersangka terancam hukuman pidana penjara seumur hidup.
Haji 2026, Kota Semarang Siap Berangkatkan 1.747 Jemaah, Termuda 15 Tahun dan Tertua 86 Tahun
Sidang Isbat 19 Maret 2026 Dinanti, Ketua Asosiasi Ahli Falak Asia Tenggara Prediksi Hilal Syawal Masih “Kritis”
Guru Besar Ilmu Hukum Islam yang Terkenal dengan Gagasan "Fikih Prasmanan” Prof Musahadi Resmi Jadi Rektor UIN Walisongo Periode 2026-2030
Makassar Dikepung Banjir, 545 Warga Mengungsi
UIN Walisongo Raih Collaborative Award 2026 dari Pemprov Jateng pada Momen Satu Tahun Kepemimpinan Luthfi-Yasin