Puluhan Imigran Asal Bangladesh Sempat Ditangkap dan Ditahan 16 Hari di Kapal Australia

"Mereka diperintahkan oleh ABF untuk berlayar menuju Kupang (Indonesia)," tambah Kapolres.
Baca Juga:
Pukul 09.00 Wita speedboat mendekati Pantai Hena, Desa Kolobolon, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao.
"Seluruh imigran melompat kemudian berenang menuju daratan. Sedangkan speedboat dengan 2 WNI memutar haluannya balik menuju arah Australia," jelas Kapolres.
15 orang warga negara asing (WNA) asal negara Bangladesh ditemukan di Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao pada Kamis (19/12/2024).
Ke 15 imigran yang tidak dilengkapi dokumen maupun pasport ini diketahui baru diturunkan dari kapal kayu di Pelabuhan Rakyat di Hena, Dusun IV Tuabuna, Desa Kolobolon, Kecamatan Lobalain.
Keberadaan belasan imigran ilegal ini diketahui kepala desa Kolobolon, Ezaf Mbuik dan Bhabinkamtibmas Desa Kolobolon dan Desa Loleo, kecamatan Lobalain, Bripka Hendrik Frans.
Kepala desa kemudian mengangkut para imigran ini ke rumah Kades Kolobolon, Bapa Ezaf Mbuik di RT 006/RW 003, Dusun III Tuabuna, Desa Kolobolon, Kecamatan Lobalain.
Kepala Desa Kolobolon, Ezaf Mbuik kemudian menelepon Kapolsek Lobalain, Iptu I Nyoman Suwasta dan Bhabinkamtibmas soal ditemukan 15 orang imigran asal Bangladesh.
Kapolsubsektor Lobalain, Aiptu Anam Nurcahyo dan anggota ke rumah kepala desa. Saat polisi datang, puluhan warga sudah ada di lokasi tersebut.
Kepada polisi, para imigran ini mengaku diturunkan oleh sebuah kapal kayu pada Kamis pagi sudah satu jam ditinggalkan di pelabuhan rakyat Hena.
Kapal kayu pengangkut 15 orang imigran ini langsung pergi meninggalkan para Imigran.
Sebelum kabur, Anak buah kapal (ABK) kayu pengangkut imigran ini berpesan agar para imigran menunggu.
Dari hasil pemeriksaan, para imigran asal Bangladesh tersebut tidak dilengkapi dengan identitas maupun dokumen perjalan seperti paspor.
Anggota Polsek Lobalain dan anggota Reskrim Polres Rote Ndao melakukan pengembangan di pelabuhan rakyat Hena, Dusun IV Tuabuna untuk mengungkap dugaan penyelundupan orang/imigran.

Belasan WNA Bangladesh Diamankan Polisi

Hendak ke Australia, Dua Pesawat Militer Asing Singgah Isi Bahan Bakar di Labuan Bajo-Manggarai Barat

Dua Kali Mangkir dari Panggilan Polisi, Tim TPPO Polda NTT Jemput Paksa WNA China di Tual-Maluku

Tim TPPO Polda NTT Tangkap WNA Asal China Pelaku Penyelundupan Manusia ke Australia

15 Hari Hilang, Lima ABK KM Berkat Baru Ditahan di Australia
