Minggu, 06 September 2026

Satu Siswa Dikeluarkan karena Sakit, 237 Lulusan Diktukba Polri Gelombang II TA 2024 Dapat Ijazah dan Medali

Imanuel Lodja - Selasa, 17 Desember 2024 13:45 WIB
Satu Siswa Dikeluarkan karena Sakit, 237 Lulusan Diktukba Polri Gelombang II TA 2024 Dapat Ijazah dan Medali

digtara.com - 237 siswa Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri Gelombang II T.A. 2024, Angkatan 52 SPN Polda NTT mendapatkan ijazah dan medali sebelum resmi dilantik.

Baca Juga:

Pemberian ijazah dan medali dilakukan Wakapolda Nusa Tenggara Timur (NTT), Brigjen Pol. Awi Setiyono di Aula Manditha SPN Polda NTT, Selasa (17/12/2024).

Trut hadir Irwasda Polda NTT, Kombes Pol I Made Sunarta, Kabidpropam, Kabiddokkes serta Ka SPN Polda NTT Kombes Pol Nanang Putu Wardianto.

Hadir pula Wakil Rektor IV Universitas Kristen Arta Wacana Kupang, Pdt. Mesakh A. P. Dengan dan perwakilan orang tua siswa Bintara.

Dari 237 siswa yang lulus, tiga siswa menerima penghargaan sebagai lulusan terbaik:

Muhammad Gibran Arifin sebagai siswa cendikia (nilai akademik terbaik). Glens Saputra Bili sebagai siswa trengginas (kesamaptaan jasmani terbaik) dan Agustinus Jordian Memu sebagai siswa tertabah (mental terbaik).

Pendidikan yang berlangsung sejak 22 Juli hingga 18 Desember 2024 ini melibatkan 95 tenaga pendidik dan 18 pengasuh.

Kurikulum yang ditetapkan Lemdiklat Polri, siswa menjalani 1.200 jam pelajaran yang meliputi pembentukan dasar Bhayangkara, pembekalan profesi kepolisian, hingga pelatihan lapangan.

Sebanyak 237 siswa dinyatakan lulus dengan kualifikasi "Baik" berdasarkan keputusan Kepala SPN Polda NTT, sedangkan satu siswa harus dikeluarkan karena sakit.

Wakapolda NTT, Brigjen Pol Awi Setiyono mengingatkan para lulusan untuk menjunjung tinggi disiplin, dedikasi, dan integritas dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri.

"Kelulusan ini adalah awal dari perjalanan panjang. Jadikan ilmu yang diperoleh sebagai bekal untuk menegakkan kebenaran dan kejujuran, serta melayani masyarakat dengan hati yang tulus," ujar Wakapolda.

Wakapolda juga menekankan pentingnya memiliki akhlak mulia di tengah tantangan era Revolusi Industri 5.0.

"Kita tidak hanya membutuhkan anggota Polri yang cerdas, tetapi juga yang memiliki karakter dan integritas untuk menjadi teladan di masyarakat," tambahnya.

Brigjen Pol. Awi Setiyono mengingatkan agar lulusan tetap rendah hati, tidak terjebak dalam kesombongan, dan terus belajar serta berlatih untuk mengembangkan diri.

"Hindari perilaku yang mencemarkan nama baik Polri, seperti mabuk-mabukan, perkelahian, atau penyalahgunaan media sosial. Jadikan media sosial sebagai alat untuk berinteraksi dengan etika," tegasnya.

Acara ini menandai akhir dari proses pendidikan sebelum pelantikan dan pengambilan sumpah sebagai Brigadir Polisi Dua (Bripda).

Brigjen Pol. Awi Setiyono menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga pendidik, pengasuh, dan panitia yang telah mendukung keberhasilan pendidikan ini.

"Semoga lulusan Diktukba Polri ini dapat menjadi garda terdepan Polri Presisi, melayani masyarakat dengan dedikasi tinggi, dan membawa nama baik institusi," tutupnya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Polairud Polda NTT Kerahkan Kapal Antar Bantuan Korban Gempa Ke Wilayah Pulau di Flores

Polairud Polda NTT Kerahkan Kapal Antar Bantuan Korban Gempa Ke Wilayah Pulau di Flores

Investor Pariwisata di Sumba Barat Daya Ditipu Makelar Tanah Hingga Rugi Miliaran Rupiah

Investor Pariwisata di Sumba Barat Daya Ditipu Makelar Tanah Hingga Rugi Miliaran Rupiah

Dukung Kasus Dokter Icha Diusut Tuntas, Sanggar Suara Perempuan NTT Surati Kapolda NTT

Dukung Kasus Dokter Icha Diusut Tuntas, Sanggar Suara Perempuan NTT Surati Kapolda NTT

Granat Belasan Tahun Disimpan Dalam Rumah, Warga Malaka Pilih Serahkan ke Polisi

Granat Belasan Tahun Disimpan Dalam Rumah, Warga Malaka Pilih Serahkan ke Polisi

Satlantas Polres Ngada Pulihkan Mental Anak Sekolah Korban Gempa Lewat Trauma Healing

Satlantas Polres Ngada Pulihkan Mental Anak Sekolah Korban Gempa Lewat Trauma Healing

Bantu Warga Korban Gempa Bumi, Kapolda NTT Beri Penghargaan Pada Tim Trauma Healing Polda Jawa Tengah Dan NTB

Bantu Warga Korban Gempa Bumi, Kapolda NTT Beri Penghargaan Pada Tim Trauma Healing Polda Jawa Tengah Dan NTB

Komentar
Berita Terbaru