Polda Sumut Optimalkan Kesiapan Operasi Lilin Toba 2024

digtara.com - Polda Sumut terus melakukan persiapan menjelang perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru) untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat.
Baca Juga:
Kabid Humas Kombes Hadi Wahyudi menyatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi intensif dengan berbagai pemangku kepentingan untuk menyukseskan pengamanan Nataru.
"Polda Sumut terus berkoordinasi dengan stakeholder terkait guna memantapkan kesiapan menjelang Nataru," kata Hadi, Senin (7/12/2024).
Sebagai bagian dari persiapan, kata Hadi, pihaknya akan menggelar rapat koordinasi lintas sektoral pekan ini. Rapat ini bertujuan untuk memastikan sinergi semua pihak dalam mendukung Operasi Lilin Toba.
"Diagendakan Minggu ini akan digelar rakor lintas sektoral yang kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan Operasi Lilin Toba," ujarnya.
Terkait kondisi infrastruktur jalan yang terdampak bencana longsor di beberapa lokasi, Hadi mengatakan bahwa Polda Sumut terus berkoordinasi dengan dinas terkait untuk memastikan perbaikan segera dilakukan.
Hal ini penting untuk menjamin kelancaran arus mudik maupun arus balik selama libur Nataru.
"Polisi bekerja sama dengan dinas terkait untuk memastikan jalan dalam kondisi layak, aman, dan siap digunakan oleh masyarakat," ungkapnya.
Namun demikian, jumlah personel yang akan dikerahkan untuk pengamanan Operasi Lilin Toba masih dalam tahap perencanaan.
Hadi menyebut pihaknya tengah memetakan kebutuhan personel di berbagai titik rawan, termasuk di jalur mudik, pusat perbelanjaan, dan tempat ibadah.

PW Al Washliyah Sumut Minta Kapolda Atensi Kasus Kriminalisasi Korban Penganiayaan Jadi Tersangka di Polres Binjai

Siswi Paskibra Dibunuh Tetangga Sendiri di Madina: Kronologi Lengkap hingga Motif Pelaku

Polda Sumut Gagalkan Pengiriman 5 PMI Ilegal ke Malaysia, Seorang Agen Ditangkap

Polda Sumut Usul Tutup Tempat Hiburan Malam di Langkat dan Batu Bara, Ini Penyebabnya

Rekam Jejak Topan Ginting: Karier Melesat Tajam yang Terhenti di Meja Hijau, Dari Camat, Pj Sekda, Kadis PUPR Sumut hingga Tersandung Kasus Korupsi Proyek Jalan Rp 231 M
