Polda NTT Sebut Klaim Ipda Rudy Soik Soal Mafia BBM di NTT Tidak Benar
Imanuel Lodja - Senin, 21 Oktober 2024 20:32 WIB

istimewa
Polda NTT Sebut Klaim Ipda Rudy Soik Soal Mafia BBM di NTT Tidak Benar
digtara.com - Perwakilan Aliansi Peduli Kemanusiaan Kota Kupang, Garda XXX Flobamora, Garuda Kupang, serta aktivis pencari keadilan Astrid Manafe melakukan audiens dengan Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Ariasandy dan Kabid Propam Polda NTT, Kombes Pol Robert A. Sormin di Polda NTT, Senin (21/10/2024).
Baca Juga:
- Polda NTT-BPK RI Perwakilan NTT Perkuat Koordinasi, Dukung Ketahanan Pangan dan Awasi Persiapan Infrastruktur Pelaksanaan PON
- Kapolres TTU Kunjungi Korban Penembakan di Imbate-TTU Dan Salurkan Bantuan Kapolda NTT
- Silaturahmi Dengan Kapolda NTT, GM PT PLN UIP Nusra Bahas Soal Geothermal dan Energi Surya
Para
perwakilan pengunjuk rasa menyampaikan orasi menyoroti pernyataan Rudi
Soik, oknum Polri yang telah dipecat, mengenai dugaan praktik mafia BBM
di Polda NTT.
Mereka
menegaskan bahwa Rudi Soik telah membangun narasi yang mengganggu
ketenangan masyarakat, meskipun tidak ada laporan resmi terkait dugaan
tersebut sepanjang tahun ini.
Mereka
mengungkapkan bahwa Rudi Soik berupaya menutupi kesalahan kode etik
yang dilakukannya. Pada 25 Juni, ia terlibat dalam penggerebekan di
sebuah tempat karaoke bersama anggota lainnya, yang menjadi perhatian
publik.
Sebagai upaya untuk memperkuat posisinya, Rudi mengajukan surat perintah penyelidikan yang ternyata cacat administrasi.
Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Ariasandy menegaskan bahwa institusinya tidak akan mentolerir pelanggaran oleh anggotanya.
"Kami akan menampung laporan yang disampaikan hari ini dan melaporkannya kepada pimpinan," ujarnya.
Kabid Propam Polda NTT menambahkan bahwa semua klaim Rudi terkait mafia BBM adalah tidak benar.
Ia menjelaskan bahwa Rudi Soik hanya menciptakan narasi untuk melindungi diri dari konsekuensi pemecatannya.
"Rudi
Soik tidak melakukan penyelidikan yang sah. Hasil pemeriksaan
menunjukkan tidak ada unsur dugaan mafia BBM di Kota Kupang," tegas
mantan Auditor Itwasda Polda NTT ini.
Kedua
pejabat Polda NTT ini berharap masyarakat dapat memahami situasi
sebenarnya dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak akurat.
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait

Polda NTT-BPK RI Perwakilan NTT Perkuat Koordinasi, Dukung Ketahanan Pangan dan Awasi Persiapan Infrastruktur Pelaksanaan PON

Kapolres TTU Kunjungi Korban Penembakan di Imbate-TTU Dan Salurkan Bantuan Kapolda NTT

Silaturahmi Dengan Kapolda NTT, GM PT PLN UIP Nusra Bahas Soal Geothermal dan Energi Surya

Bhabinkamtibmas di Sumba Barat Bagi Buku Bagi Anak Sekolah

Warga Tiga Kelurahan di Kota Kupang Segera Punya Sumber Air Bersih Bantuan Kapolda NTT

Kabid Propam Polda NTT Ingatkan Polwan Bijak Gunakan Medsos
Komentar
Berita Terbaru

Kadisdik Kota Semarang: Sekolah Tidak Boleh Tolak Siswa Berkebutuhan Khusus, ULD September Siap Operasional

Bocah Tiga Tahun Jatuh dan Meninggal Dalam Bak Air

KM Alam Kita 03 Tenggelam Di Perairan Labuan Bajo-Manggarai Barat

Buronan Kasus Asusila Ditangkap Kejaksaan Negeri Kabupaten Kupang di Banjarmasin

Petani di Sikka-NTT Hilang Saat Memancing

Dua Remaja Perempuan di Flores Timur-NTT Ditangkap Polisi Karena Curi Sepeda Motor

Polda NTT-BPK RI Perwakilan NTT Perkuat Koordinasi, Dukung Ketahanan Pangan dan Awasi Persiapan Infrastruktur Pelaksanaan PON
