Tangkap Ikan dengan Bom, Warga Ende Ditangkap Ditpolairud Polda NTT
Pelaku diamankan beserta barang bukti kemudian dibawa ke Pos Polair Marnit Sikka untuk diproses lebih lanjut oleh penyidik Direktorat Polairud Polda NTT.
Baca Juga:
Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain satu unit perahu motor ketinting, ikan hasil bom jenis campuran, dua bungkus rokok, potongan obat nyamuk bakar, kacamata selam, dua botol bir dengan bahan peledak siap pakai, tiga sumbu ledak dan berbagai perlengkapan lainnya.
Selaku tersangka, K dikenakan pasal 84 Jo pasal 8 ayat (1) Undang-undang nomor 45 tahun 2009 tentang Perikanan yang telah diubah dan ditambahkan dalam Undang-undang nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja.
Saat ini, pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Marnit Sikka untuk diproses lebih lanjut oleh Penyidik Suditgakum Ditpolairud Polda NTT.
Direktur Polairud Polda NTT menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan patroli intensif dalam rangka operasi Ilegal Fishing Turangga 2024 guna memberantas praktik-praktik ilegal seperti pengeboman ikan yang merusak ekosistem laut dan membahayakan keberlanjutan sumber daya perikanan di NTT.
Tidak Disiplin, Lima Anggota Polresta Kupang Kota Diberi Sanksi Dinas
Nelayan di Alor-NTT Hilang saat Melaut, Kapolres Kerahkan Anggota Bantu Temukan Korban
Penerimaan Polri Sumber Sarjana Dibuka, Wakapolda NTT Minta Peserta Percaya Pada Kemampuan Diri
Polres Ende Reka Ulang Kasus Penganiayaan Berujung Tewasnya Warga
Polri Siaga Pantau Aktivitas Gunung Berapi dan Minta Warga Waspada