Rabu, 25 Februari 2026

Hilang Tiga Bulan, Seorang Wanita Ditemukan Meninggal di Tanjung Dugong Mali-Alor

Imanuel Lodja - Senin, 07 Oktober 2024 13:00 WIB
Hilang Tiga Bulan, Seorang Wanita Ditemukan Meninggal di Tanjung Dugong Mali-Alor
istimewa
Hilang Tiga Bulan, Seorang Wanita Ditemukan Meninggal di Tanjung Dugong Mali-Alor

digtara.com - Erli Hanalaa (40) ditemukan meninggal dunia di kawasan hutan Tanjung Dugong, Mali, Kelurahan Kabola, Kecamatan Kabola, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Minggu (6/10) sekitar pukul 13.00 WITA.

Baca Juga:

Erli sebelumnya hilang sejak tiga bulan lalu dan sudah dicari kerabatnya namun belum ditemukan.

Feki Abia Asamau (36), warga setempat yang pertama kali menemukan jasad korban mengaku kalau ia sedang mencari kayu bakar di hutan ketika melihat tulang-belulang dari jarak sekitar 10 meter.

Setelah mendekat, ia menyadari bahwa yang dilihatnya adalah jasad manusia. "Saya langsung kembali ke kampung dan melaporkan temuan ini kepada Bapak Ako Anie selaku Ketua RT 08," ujar Feki, Senin (7/10/2024).

Informasi penemuan mayat ini kemudian dilaporkan ke Bhabinkamtibmas Kelurahan Kabola, Aipda Rustian Anwar, pada pukul 14.00 WITA.

Aipda Rustian Anwar segera menginformasikan penemuan tersebut ke Satuan Reskrim Polres Alor dan langsung menuju ke lokasi kejadian.

Selang beberapa saat, Bhabinkamtibmas tiba di lokasi bersama Kapolsek Alor Tengah Utara dan tiga anggota Polsek Alor Tengah Utara. Mereka segera mengamankan lokasi kejadian sambil menunggu tim Inafis Polres Alor untuk melakukan olah TKP.

Warga kampung Mali beserta keluarga korban mendatangi lokasi kejadian. Andrias Hanalaa, kerabat korban, mengonfirmasi bahwa jasad tersebut adalah Erli Hanalaa yang telah dilaporkan hilang selama tiga bulan sejak Juli 2024.

"Korban Erli Hanalaa sudah hilang dari rumah kampung Buiko sekitar tiga bulan yang lalu dari bulan Juli 2024 dan sudah dilakukan pencarian oleh keluarga namun belum ditemukan sampai dengan saat ditemukan mayat korban tersebut," ujar Kapolres Alor, AKBP Supriadi Rahman melalui Kasat Reskrim Polres Alor, AKP Yames Jems Mbau saat dikonfirmasi, Senin (7/10/2024).

Tim Inafis Sat Reskrim Polres Alor yang dipimpin oleh Kaur Bin Ops (KBO) Satuan Reskrim Ipda Yohanes Hamilkar Muda tiba di lokasi dan kemudian melakukan olah TKP.

Mereka menemukan jasad korban dalam posisi terlentang dengan mengenakan baju berwarna kecoklatan yang dibungkus kain hijau.

Dokter Theodora Lily dari Puskesmas Mali yang melakukan pemeriksaan awal terhadap jasad korban menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Keluarga korban menginformasikan bahwa Erli memiliki riwayat penyakit epilepsi, yang diduga menjadi penyebab kematiannya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Diguyur Hujan dan Arus Deras, Brimob Polda NTT Bangun Jembatan Darurat Bagi Anak Sekolah di Sumba Barat Daya

Diguyur Hujan dan Arus Deras, Brimob Polda NTT Bangun Jembatan Darurat Bagi Anak Sekolah di Sumba Barat Daya

Jembatan Tuatuka-Kupang Dibangun Warga Bersama Anggota Brimob Polda NTT

Jembatan Tuatuka-Kupang Dibangun Warga Bersama Anggota Brimob Polda NTT

Niat Bekerja di Australia, Tujuh WNA Dipulangkan dan Masuk Wilayah Perairan Rote Ndao

Niat Bekerja di Australia, Tujuh WNA Dipulangkan dan Masuk Wilayah Perairan Rote Ndao

Anggota Satbrimob Polda NTT Gagalkan Penyelundupan Belasan Jerigen Miras di Perairan Pulau Buaya

Anggota Satbrimob Polda NTT Gagalkan Penyelundupan Belasan Jerigen Miras di Perairan Pulau Buaya

Tiga Hari Hilang, Siswi SMP Diduga Korban Penganiayaan di Sikka Ditemukan Meninggal Dalam Kali

Tiga Hari Hilang, Siswi SMP Diduga Korban Penganiayaan di Sikka Ditemukan Meninggal Dalam Kali

Tiga Terduga Tindak Pidana PETI di Sumba Timur Diproses Hukum

Tiga Terduga Tindak Pidana PETI di Sumba Timur Diproses Hukum

Komentar
Berita Terbaru