Kapolres Kupang ke Lokasi Penembakan Warga, Pastikan Polisi Sudah Kantongi Identitas Pelaku
Korban Jhoni Lino Pereira mengaku kalau salah satu pelaku Kenzo saat menembaki mereka menggunakan seragam dan atribut lengkap perguruan silat Kera Sakti.
Baca Juga:
Jhoni yang juga warga RT 20/RW 06, Desa Raknamo, Kecamatan Amabi Oefeto mengalami luka tembus di tangan kiri.
Korban lainnya Benedikto Duarte, waega RT 11/RW 06, Desa Raknamo yang juga berkebutuhan khusus/bisu mengalami luka di bagian kepala.
Joaquim Fernandes (40) salah satu warga di Lk Dusun III Desa Raknamo bersama Lazaruz De Amaral (18) mengaku kalau pada Kamis tengah malam, terduga pelaku Kenzo bersama 5 orang rekannya mendatangi rumah Dominggus Pinto sambil menggas sepeda motor untuk membeli rokok.
Joaquim kemudian menegur para pelaku karena orang tua nya sedang sakit.
Terduga pelaku yang tidak terima lalu hendak menembakinya sehingga ia melarikan diri ke rumahnya dan mengambil parang.
Dari kejadian tersebut, terduga pelaku dan Joaquim kemudian saling berdamai.
Jumat, 27 September 2024 sekitar pukul 05.00 WITA, para terduga pelaku bertemu dengan kedua korban dan melakukan penyerangan dengan melakukan penembakan menggunakan senapan angin dan melukai 2 korban.
Nelayan di Kupang-NTT Diselamatkan Saat Perahu Mati Mesin Ketika Melaut
Anggota Polres dan Bhayangkari Polres Kupang Bersama TNI Sumbang 150 Kantong Darah
Sejumlah Pemuda di Kota Kupang Diamankan Polisi Saat Ugal-ugalan di Jalan Raya
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang Temui Bupati Sabu Raijua dan Unsur Terkait
Respon Keluhan Warga, Polda NTT Pastikan Tak Ada Pengurangan Isi Gas