Sabtu, 28 Februari 2026

Stadion Utama Sumut Ditutup Usai PON 2024, Ternyata Ini Sebabnya

Arie - Sabtu, 21 September 2024 13:30 WIB
Stadion Utama Sumut Ditutup Usai PON 2024, Ternyata Ini Sebabnya
suara.com
Stadion Utama Sumut Ditutup Usai PON 2024, Ternyata Ini Sebabnya

digtara.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, menyatakan bahwa Stadion Utama Sumatera Utara di Deli Serdang akan segera ditutup untuk penyempurnaan setelah berakhirnya Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara 2024.

Baca Juga:

Penutupan ini dilakukan agar pengerjaan stadion, termasuk infrastruktur pendukung seperti jalan, dapat dirampungkan secara maksimal.

"Iya, pasti akan ditutup untuk dirampungkan. Saya tadi sudah rapatkan di Hotel Crew. Jadi, setelah PON ini selesai, kita akan sempurnakan lagi," ujar Basuki usai menghadiri penutupan PON XXI di Stadion Utama Deli Serdang, Jumat malam (20/9/2024).

Basuki menjelaskan bahwa salah satu fokus penyempurnaan adalah aksesibilitas menuju stadion. Meskipun stadion sudah dapat digunakan, jalan aspal yang mengarah ke stadion masih perlu penyempurnaan agar lebih memadai.

"Stadion Utama Sumut sudah siap digunakan, tapi aspal jalan menuju stadion masih perlu disempurnakan. Sementara ini memang bisa digunakan, tapi nanti kita sempurnakan lagi," tambahnya.

Pada penutupan PON XXI Aceh-Sumatera Utara 2024, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy mewakili Presiden Joko Widodo secara resmi menutup acara tersebut. Dalam sambutannya, Muhadjir mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kelancaran pelaksanaan PON XXI.

"Saya mewakili Pemerintah Republik Indonesia dengan ini menyatakan PON XXI tahun 2024 resmi ditutup," ujar Muhadjir di hadapan ribuan penonton dan peserta yang hadir di Stadion Utama Deli Serdang.

Muhadjir juga menyampaikan apresiasi dari Presiden Joko Widodo kepada seluruh atlet yang telah berpartisipasi dan meraih prestasi di ajang olahraga empat tahunan ini.

"Untuk para juara, saya ucapkan selamat. Bagi yang belum berkesempatan, jangan berkecil hati, kesempatan lain masih terbuka lebar di masa depan," tutupnya.

Disclaimer:Artikel ini merupakan kerjasama digtara.com dengan suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggungjawab suara.com.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rencana Kenaikan Iuran JKN, Vita Ervina: Kebijakan Harus Berpihak Pada Rakyat Dan Jamin Keberlanjutan JKN Dalam Jangka Panjang

Rencana Kenaikan Iuran JKN, Vita Ervina: Kebijakan Harus Berpihak Pada Rakyat Dan Jamin Keberlanjutan JKN Dalam Jangka Panjang

Ipong Dalimunthe SE Dikukuhkan Sebagai Wakil Sekretaris DPW PKB Sumut. "Menyala Dari Akar"

Ipong Dalimunthe SE Dikukuhkan Sebagai Wakil Sekretaris DPW PKB Sumut. "Menyala Dari Akar"

Menag Nasaruddin: Pesantren Harus Berani Berfikir Inovatif untuk Melahirkan Pemikir Dunia yang Mampu Menjawab Tantangan Zaman

Menag Nasaruddin: Pesantren Harus Berani Berfikir Inovatif untuk Melahirkan Pemikir Dunia yang Mampu Menjawab Tantangan Zaman

Peringati Harlah NU ke-100 Tahun, Ali Abdul Rohman Minta Pengurus PBNU Konsen ke Basis-basis Ranting NU di Desa dan Pesantren

Peringati Harlah NU ke-100 Tahun, Ali Abdul Rohman Minta Pengurus PBNU Konsen ke Basis-basis Ranting NU di Desa dan Pesantren

7 HP Murah Rp1 Jutaan Desain Premium dan Kamera Jernih, Tetap Relevan di 2026

7 HP Murah Rp1 Jutaan Desain Premium dan Kamera Jernih, Tetap Relevan di 2026

Ketika Kekayaan Alam Menjadi Kutukan: Ironi Pembangunan Indonesia

Ketika Kekayaan Alam Menjadi Kutukan: Ironi Pembangunan Indonesia

Komentar
Berita Terbaru