Stadion Utama Sumut Ditutup Usai PON 2024, Ternyata Ini Sebabnya
digtara.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, menyatakan bahwa Stadion Utama Sumatera Utara di Deli Serdang akan segera ditutup untuk penyempurnaan setelah berakhirnya Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara 2024.
Baca Juga:
- Buka TOT Fasilitator PPIH 2026. Menhaj: Petugas Haji Adalah Perpanjangan Tangan Negara dan Presiden Dalam Memberikan Pelayanan Kepada Jamaah
- Sempat Imbang dan Pemilihan Ulang, Ketua LBH Ansor Kota Semarang Arif Rahman Akhirnya Terpilih Jadi Ketua GP Ansor Kota Semarang
- Tiga Calon Ketua GP Ansor Kota Semarang Masa Khidmah 2026-2030 Ditetapkan Panitia Konfercab X
Penutupan ini dilakukan agar pengerjaan stadion, termasuk infrastruktur pendukung seperti jalan, dapat dirampungkan secara maksimal.
"Iya, pasti akan ditutup untuk dirampungkan. Saya tadi sudah rapatkan di Hotel Crew. Jadi, setelah PON ini selesai, kita akan sempurnakan lagi," ujar Basuki usai menghadiri penutupan PON XXI di Stadion Utama Deli Serdang, Jumat malam (20/9/2024).
Basuki menjelaskan bahwa salah satu fokus penyempurnaan adalah aksesibilitas menuju stadion. Meskipun stadion sudah dapat digunakan, jalan aspal yang mengarah ke stadion masih perlu penyempurnaan agar lebih memadai.
"Stadion Utama Sumut sudah siap digunakan, tapi aspal jalan menuju stadion masih perlu disempurnakan. Sementara ini memang bisa digunakan, tapi nanti kita sempurnakan lagi," tambahnya.
Pada penutupan PON XXI Aceh-Sumatera Utara 2024, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy mewakili Presiden Joko Widodo secara resmi menutup acara tersebut. Dalam sambutannya, Muhadjir mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kelancaran pelaksanaan PON XXI.
"Saya mewakili Pemerintah Republik Indonesia dengan ini menyatakan PON XXI tahun 2024 resmi ditutup," ujar Muhadjir di hadapan ribuan penonton dan peserta yang hadir di Stadion Utama Deli Serdang.
Muhadjir juga menyampaikan apresiasi dari Presiden Joko Widodo kepada seluruh atlet yang telah berpartisipasi dan meraih prestasi di ajang olahraga empat tahunan ini.
"Untuk para juara, saya ucapkan selamat. Bagi yang belum berkesempatan, jangan berkecil hati, kesempatan lain masih terbuka lebar di masa depan," tutupnya.
Disclaimer:Artikel ini merupakan kerjasama
digtara.com dengan suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto,
grafis dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggungjawab suara.com.
Buka TOT Fasilitator PPIH 2026. Menhaj: Petugas Haji Adalah Perpanjangan Tangan Negara dan Presiden Dalam Memberikan Pelayanan Kepada Jamaah
Sempat Imbang dan Pemilihan Ulang, Ketua LBH Ansor Kota Semarang Arif Rahman Akhirnya Terpilih Jadi Ketua GP Ansor Kota Semarang
Tiga Calon Ketua GP Ansor Kota Semarang Masa Khidmah 2026-2030 Ditetapkan Panitia Konfercab X
Kemenhaj Respon Kritik CAT Rekrutmen PPIH Tingkat Pusat 2026, Inilah 6 Klarifikasinya
Rais Aam dan Ketum PBNU Harus Rela Menyerahkan Mandat Jika Tak Patuhi Keputusan Musyawarah Kubro Ponpes Lirboyo