Arena Panahan PON XXI di Aceh Porak Poranda Dihantam Angin Kencang, Tenda Robek, Kompetisi Ditunda
digtara.com - Arena panahan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 di Kompleks Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, hancur akibat hujan deras dan angin kencang, Rabu (19 September 2024).
Baca Juga:
- Buka TOT Fasilitator PPIH 2026. Menhaj: Petugas Haji Adalah Perpanjangan Tangan Negara dan Presiden Dalam Memberikan Pelayanan Kepada Jamaah
- Sempat Imbang dan Pemilihan Ulang, Ketua LBH Ansor Kota Semarang Arif Rahman Akhirnya Terpilih Jadi Ketua GP Ansor Kota Semarang
- Tiga Calon Ketua GP Ansor Kota Semarang Masa Khidmah 2026-2030 Ditetapkan Panitia Konfercab X
Angin kencang merobek tenda di sisi kiri arena, sementara beberapa tenda lainnya rusak penutupnya.
Selain itu, perlengkapan lain seperti kipas angin dan televisi yang ada di tribun juga ikut roboh dan basah akibat hujan deras.
Saat kejadian, para atlet yang sedang istirahat sekitar pukul 11.45 WIB berlari ke tengah lapangan karena hujan menyebabkan tenda berguncang hebat.
Juri lomba panahan Ilham Maulana mengakui kompetisi nasional yang dijadwalkan dilanjutkan pukul 13.00 WIB itu kemungkinan besar akan ditunda hingga waktu yang belum ditentukan.
"Kemungkinan besar akan ditunda, harus kita jadwalkan ulang. Dulu rambu-rambu sasaran banyak yang tumbang sehingga ditunda," kata Ilham.
Pukul 12.40 WIB para atlet sudah meninggalkan arena. Ada atlet yang berlindung di tribun penonton, ada pula yang berlindung di gedung-gedung sekitar arena.
Disclaimer:Artikel ini merupakan kerjasama digtara.com dengan suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggungjawab suara.com.
Buka TOT Fasilitator PPIH 2026. Menhaj: Petugas Haji Adalah Perpanjangan Tangan Negara dan Presiden Dalam Memberikan Pelayanan Kepada Jamaah
Sempat Imbang dan Pemilihan Ulang, Ketua LBH Ansor Kota Semarang Arif Rahman Akhirnya Terpilih Jadi Ketua GP Ansor Kota Semarang
Tiga Calon Ketua GP Ansor Kota Semarang Masa Khidmah 2026-2030 Ditetapkan Panitia Konfercab X
Kemenhaj Respon Kritik CAT Rekrutmen PPIH Tingkat Pusat 2026, Inilah 6 Klarifikasinya
Rais Aam dan Ketum PBNU Harus Rela Menyerahkan Mandat Jika Tak Patuhi Keputusan Musyawarah Kubro Ponpes Lirboyo