Minggu, 15 Februari 2026

Arena Panahan PON XXI di Aceh Porak Poranda Dihantam Angin Kencang, Tenda Robek, Kompetisi Ditunda

Arie - Rabu, 18 September 2024 18:30 WIB
Arena Panahan PON XXI di Aceh Porak Poranda Dihantam Angin Kencang, Tenda Robek, Kompetisi Ditunda
suara.com
Arena Panahan PON XXI di Aceh Porak Poranda Dihantam Angin Kencang, Tenda Robek, Kompetisi Ditunda

digtara.com - Arena panahan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 di Kompleks Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, hancur akibat hujan deras dan angin kencang, Rabu (19 September 2024).

Baca Juga:

Angin kencang merobek tenda di sisi kiri arena, sementara beberapa tenda lainnya rusak penutupnya.

Selain itu, perlengkapan lain seperti kipas angin dan televisi yang ada di tribun juga ikut roboh dan basah akibat hujan deras.

Saat kejadian, para atlet yang sedang istirahat sekitar pukul 11.45 WIB berlari ke tengah lapangan karena hujan menyebabkan tenda berguncang hebat.

Juri lomba panahan Ilham Maulana mengakui kompetisi nasional yang dijadwalkan dilanjutkan pukul 13.00 WIB itu kemungkinan besar akan ditunda hingga waktu yang belum ditentukan.

"Kemungkinan besar akan ditunda, harus kita jadwalkan ulang. Dulu rambu-rambu sasaran banyak yang tumbang sehingga ditunda," kata Ilham.

Pukul 12.40 WIB para atlet sudah meninggalkan arena. Ada atlet yang berlindung di tribun penonton, ada pula yang berlindung di gedung-gedung sekitar arena.

Disclaimer:Artikel ini merupakan kerjasama digtara.com dengan suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggungjawab suara.com.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Ipong Dalimunthe SE Dikukuhkan Sebagai Wakil Sekretaris DPW PKB Sumut. "Menyala Dari Akar"

Ipong Dalimunthe SE Dikukuhkan Sebagai Wakil Sekretaris DPW PKB Sumut. "Menyala Dari Akar"

Menag Nasaruddin: Pesantren Harus Berani Berfikir Inovatif untuk Melahirkan Pemikir Dunia yang Mampu Menjawab Tantangan Zaman

Menag Nasaruddin: Pesantren Harus Berani Berfikir Inovatif untuk Melahirkan Pemikir Dunia yang Mampu Menjawab Tantangan Zaman

Dua Pohon Akasia Tumbang di Badan Jalan, Polisi-BPBD Dan PLN di Kabupaten TTS Turun Tangan

Dua Pohon Akasia Tumbang di Badan Jalan, Polisi-BPBD Dan PLN di Kabupaten TTS Turun Tangan

Peringati Harlah NU ke-100 Tahun, Ali Abdul Rohman Minta Pengurus PBNU Konsen ke Basis-basis Ranting NU di Desa dan Pesantren

Peringati Harlah NU ke-100 Tahun, Ali Abdul Rohman Minta Pengurus PBNU Konsen ke Basis-basis Ranting NU di Desa dan Pesantren

7 HP Murah Rp1 Jutaan Desain Premium dan Kamera Jernih, Tetap Relevan di 2026

7 HP Murah Rp1 Jutaan Desain Premium dan Kamera Jernih, Tetap Relevan di 2026

Ketika Kekayaan Alam Menjadi Kutukan: Ironi Pembangunan Indonesia

Ketika Kekayaan Alam Menjadi Kutukan: Ironi Pembangunan Indonesia

Komentar
Berita Terbaru