Jumat, 10 Juli 2026

Karyawannya Diduga Terlibat Penganiayaan, Pelindo Kupang Gelar Investigasi Internal

Imanuel Lodja - Minggu, 25 Agustus 2024 20:23 WIB
Karyawannya Diduga Terlibat Penganiayaan, Pelindo Kupang Gelar Investigasi Internal
net
Ilustrasi Penganiayaan.

Maksen awalnya diamankan Kopda U dan Kopda S (anggota TNI AL BKO Pelindo) saat cek in kapal Tidar di terminal Helong atas permintaan Prada MS, anggota Lantamal VII Kupang.

Baca Juga:

Kopda U meminta Prada MS membawa korban dengan istri korban (Sofia Banamtuan) pulang ke rumah.

Di pos security, korban diduga dianiaya oleh Sertu J yang merupakan anggota TNI AL BKO Pelni serta Serka A yang merupakan purnawirawan TNI AD.

Korban juga diduga dianiaya dua pegawai Pelindo masing-masing D dan J yang merupakan security Pelindo Kupang.

Terkait dugaan keterlibatan pegawai Pelindo Kupang tersebut, pihak Pelindo Kupang diwakili Rudy Surya tidak membantahnya.

"Mohon maaf kami pun masih menunggu hasil pemeriksaan BAP di kepolisian yang sampai dengan sekarang belum selesai," ujarnya saat dikonfirmasi Sabtu (24/8/2024) siang.

Korban dianiaya secara bersama-sama. Ia dipukuli para rusuk dan perut serta wajah oleh empat oknum tersebut.

Pratu Ad yang juga ada di sekitar lokasi berinisiatif mengamankan korban.

Ia membawa korban ke sudut ruangan pos security dekat kamar mandi.

Namun saat itu kedua tangan korban diborgol.

Pasca diamankan oleh Pratu Ad, korban pun tidak lagi dianiaya oleh para pelaku.

Para saksi dan terduga pelaku sudah diperiksa penyidik Polsek Alak. Polisi juga berkoordinasi dengan POMAL soal dugaan keterlibatan oknum anggota TNI AL.

Tim medis melakukan visum dan otopsi terhadap jenazah Maksen Loinati yang diduga mengalami luka dalam.

Otopsi dilakukan untuk mengetahui penyebab kematian korban.

Hasil visum dan otopsi pun disampaikan secara tertulis oleh tim dokter ke pihak kepolisian.

Korban hendak melarikan diri ke Jakarta tanpa sepengetahuan istrinya.

Niat ini diketahui sang istri Sofia Banamtuan yang meminta bantuan kerabatnya yang juga anggota TNI AL.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Gelar Aksi di Depan Gedung DPRD NTT, Dokter dan Nakes di Kupang Minta Pecat Tiga Anggota DPRD TTU

Gelar Aksi di Depan Gedung DPRD NTT, Dokter dan Nakes di Kupang Minta Pecat Tiga Anggota DPRD TTU

Tidak Bisa Bayar Ganti Rugi, Tersangka Mantan Pimpinan Universitas San Pedro Kupang Siap Jalani Proses Hukum

Tidak Bisa Bayar Ganti Rugi, Tersangka Mantan Pimpinan Universitas San Pedro Kupang Siap Jalani Proses Hukum

Ini Duduk Perkara Yang Menjerat Mantan Pimpinan Universitas San Pedro Kupang

Ini Duduk Perkara Yang Menjerat Mantan Pimpinan Universitas San Pedro Kupang

Kabur Tiga Tahun Karena Kasus Penipuan dan Penggelapan, Mantan Pimpinan Universitas San Pedro Kupang Diamankan Polisi

Kabur Tiga Tahun Karena Kasus Penipuan dan Penggelapan, Mantan Pimpinan Universitas San Pedro Kupang Diamankan Polisi

Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Sejumlah Gudang di Alak

Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Sejumlah Gudang di Alak

Ditemukan Tersesat di Pasar, Polsii Bantu Pulangkan Seorang Lansia

Ditemukan Tersesat di Pasar, Polsii Bantu Pulangkan Seorang Lansia

Komentar
Berita Terbaru