Sabtu, 10 Januari 2026

Sempat Ditolak Suami, Ibu Hamil yang Kritis Dievakuasi Bhabinkamtibmas Takari ke Puskesmas

Imanuel Lodja - Senin, 12 Agustus 2024 07:57 WIB
Sempat Ditolak Suami, Ibu Hamil yang Kritis Dievakuasi Bhabinkamtibmas Takari ke Puskesmas
istimewa
Sempat Ditolak Suami, Ibu Hamil yang Kritis Dievakuasi Bhabinkamtibmas Takari ke Puskesmas

digtara.com - Perjuangan berat harus dilakukan Bripka I Gede Suta Perdana, Bhabinkamtibmas di Polsek Takari, Polres Kupang.

Baca Juga:

Ia harus menggendong ibu hamil yang sekarat karena kaki bengkak dan hanya terbaring di tempat tidur.

Bripka I Gede Suta Perdana pun harus memberikan pengertian dan pemahaman kepada suami dari ibu hamil yang menolak dan menentang istrinya dibawa ke rumah sakit.

Akhir pekan lalu, Bhabinkamtibmas Bripka I Gede Suta Perdana sedang berkunjung ke rumah Kepala Desa Benu, Paulus Pitay sekitar pukul 13.15 Wita.

Saat itu, Bripka I Gede Suta Perdana mendapat kabar kalau ada warga di RT 20/RW 08, Dusun 5 Manupetan, Desa Benu, Kecamatan Takari yang sakit saat hamil.

Dina Nolince Tice Kause yang juga istri dari Yermias Nenobais sangat lemah bahkan HB nya juga sangat rendah, sehingga perlu dievakuasi untuk dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Naibonat.

Pasca mendapatkan informasi dari kepala desa Benu, Bhabinkamtibmas bergerak cepat menuju ke rumah Yermias Nenobais yang berada di atas bukit.

Jalan ke rumah Yermias Nenobais sangat terjal dan sulit dijangkau kendaraan karena melewati bukit dan hutan kecil.

Saat tiba di rumah Yermias Nenobais, Bhabinkamtibmas hanya mendapati anak dari Yermias. Sementara Dina yang sedang hamil sedang tidur di kamar dalam keadaan lemah.

Yermias pun tidak berada dirumah karena sedang ke hutan mencari asam untuk dijual.

Ketika Dina sudah bangun tidur, Bhabinkamtibmas menyarankan agar Dina dirawat di rumah sakit karena kondisi Dina yang kurang baik, bahkan kaki nya juga sudah bengkak dan dikuatirkan terjadi hal yang tidak diinginkan.

Bhabinkamtibmas bersedia mengevakuasi Dina untuk dibawa ke rumah sakit, namun Dina ragu dan beralasan masih menunggu suami pulang untuk meminta izin.

Satu jam kemudian, Yermias pun pulang ke rumah. Bersamaan dengan itu datang pula camat Takari, Murry HC Ratukore, kepala desa Benu, kepala dusun 5 Manupeta bersama petugas medis.

Bhabinkamtibmas pun menceritakan kondisi Dina yang sedang hamil namun sangat memprihatinkan dan membutuhkan penanganan medis tetapi enggan ke rumah sakit.

Awalnya Yermias menolak istrinya dibawa ke rumah sakit. Yermias mengemukakan berbagai alasan.

Namun Bhabinkamtibmas berusaha memberikan pengertian dan pemahaman terkait keselamatan dan kesehatan Dina serta bayi dalam kandungannya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Antar Pacar Pulang, Pria di Kota Kupang Malah Dianiaya Kakak Pacarnya

Antar Pacar Pulang, Pria di Kota Kupang Malah Dianiaya Kakak Pacarnya

Diperdayai Wanita Bersuami, Pria Asal Papua Tuntut Ganti Rugi

Diperdayai Wanita Bersuami, Pria Asal Papua Tuntut Ganti Rugi

Hujan Satu Jam, Mako Polsek Takari-Kupang Terendam Banjir dan Lumpur

Hujan Satu Jam, Mako Polsek Takari-Kupang Terendam Banjir dan Lumpur

Pastikan Jemaah Sehat dan Layak Berangkat, Wamenhaj Tinjau Langsung Proses Pemeriksaan Istithaah Kesehatan Calon Jemaah Haji di Puskesmas

Pastikan Jemaah Sehat dan Layak Berangkat, Wamenhaj Tinjau Langsung Proses Pemeriksaan Istithaah Kesehatan Calon Jemaah Haji di Puskesmas

Booking Wanita Lewat Aplikasi Michat Untuk Kencan, Pemuda di Kupang Malah Nyaris Dibacok dengan Parang

Booking Wanita Lewat Aplikasi Michat Untuk Kencan, Pemuda di Kupang Malah Nyaris Dibacok dengan Parang

Dukung Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas di Polres Sumba Barat Diganjar Penghargaan Kapolda NTT

Dukung Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas di Polres Sumba Barat Diganjar Penghargaan Kapolda NTT

Komentar
Berita Terbaru