Jumat, 09 Januari 2026

Anggota Polairud di Manggarai Barat Patroli Sambil Bagikan Bendera Merah Putih bagi Pelaku Usaha Pariwisata

Imanuel Lodja - Sabtu, 10 Agustus 2024 19:02 WIB
Anggota Polairud di Manggarai Barat Patroli Sambil Bagikan Bendera Merah Putih bagi Pelaku Usaha Pariwisata
istimewa
Anggota Polairud di Manggarai Barat Patroli Sambil Bagikan Bendera Merah Putih bagi Pelaku Usaha Pariwisata

digtara.com - Anggota Polairud dari Markas Unit (Marnit) Polairud Labuan Bajo, Manggarai Barat melakukan patroli sambil sosialisasi dan membagikan stiker terkait Undang-Undang Pelayaran Nomor 17 Tahun 2008.

Baca Juga:

Polisi juga membagikan bendera merah putih kepada pelaku usaha pariwisata di Labuan Bajo, Manggarai Barat.

Direktur Polairud Polda NTT, Kombes Pol Irwan Deffi Nasution, Sabtu (10/8/2024) menjelaskan bahwa anggota patroli Marnit Labuan Bajo memberikan imbauan kepada para pelaku usaha, nakhoda, dan nelayan pesisir mengenai pentingnya mematuhi ketentuan dalam Undang-Undang Pelayaran nomor 17 Tahun 2008, khususnya Pasal 219 dan 323.

"Kami ingin memastikan bahwa mereka memahami pentingnya melengkapi dokumen sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku," ujar Kombes Pol Irwan.

Para pelaku usaha pariwisata, yang didominasi oleh nakhoda dan kelompok nelayan tradisional, menyambut baik kedatangan anggota patroli Marnit Labuan Bajo.

Mereka mengapresiasi upaya Polairud dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan dan kepatuhan terhadap peraturan pelayaran.

Selain sosialisasi terkait undang-undang, kegiatan ini juga dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79.

Polisi mengajak para pelaku usaha pariwisata, nakhoda, dan nelayan tradisional untuk mengibarkan bendera merah putih.

Hal ini merupakan simbol perjuangan dan rasa cinta tanah air, yang mencerminkan nilai-nilai perjuangan bangsa Indonesia dalam mencapai cita-cita kesejahteraan rakyat.

"Dalam rangka menyambut HUT NKRI ke-79 menuju Nusantara Baru Indonesia Maju, para pelaku usaha pariwisata, nakhoda, dan nelayan tradisional menyadari pentingnya mengibarkan bendera merah putih sebagai wujud cinta tanah air dan penghormatan terhadap para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan," tambah Kombes Pol Irwan.

Patroli dan sosialisasi ini tidak hanya sebagai langkah preventif dalam menegakkan hukum, juga sebagai bentuk kepedulian Polairud terhadap masyarakat pesisir.

Dengan pendekatan humanis dan edukatif, diharapkan para pelaku usaha dan masyarakat nelayan dapat lebih memahami dan menjalankan aturan yang berlaku, serta terus menjaga semangat kebangsaan.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Truk Muatan Semen di Manggarai Barat Jatuh ke Jurang, Satu Warga Meninggal Dunia dan Tiga Luka-luka

Truk Muatan Semen di Manggarai Barat Jatuh ke Jurang, Satu Warga Meninggal Dunia dan Tiga Luka-luka

Kedubes Spanyol Minta Pencarian Korban Kapal Tenggelam di Manggarai Barat Diperpanjang

Kedubes Spanyol Minta Pencarian Korban Kapal Tenggelam di Manggarai Barat Diperpanjang

168 Personil Dikerahkan Cari Satu WNA Spanyol Korban Kapal Tenggelam di Manggarai Barat

168 Personil Dikerahkan Cari Satu WNA Spanyol Korban Kapal Tenggelam di Manggarai Barat

Saksikan Langsung Penemuan dan Evakuasi Jemazah WNA Spanyol, Asdep Kemenkopolkam Apresiasi Kinerja Polairud Polda NTT

Saksikan Langsung Penemuan dan Evakuasi Jemazah WNA Spanyol, Asdep Kemenkopolkam Apresiasi Kinerja Polairud Polda NTT

Polisi Mulai Selidiki Kasus Kecelakaan Laut KM Putri Sakinah di Selat Padar-Manggarai Barat

Polisi Mulai Selidiki Kasus Kecelakaan Laut KM Putri Sakinah di Selat Padar-Manggarai Barat

Prihatin Dengan Bencana Kemanusiaan, Kapolres Manggarai Barat Himbau Warga Tidak Main Petasan dan Kembang Api

Prihatin Dengan Bencana Kemanusiaan, Kapolres Manggarai Barat Himbau Warga Tidak Main Petasan dan Kembang Api

Komentar
Berita Terbaru