Senin, 04 Mei 2026

Polisi Segera Periksa Manajemen RSUD SK Lerik Pasca Tewasnya Bocah dalam IPAL

Imanuel Lodja - Rabu, 07 Agustus 2024 08:32 WIB
Polisi Segera Periksa Manajemen RSUD SK Lerik Pasca Tewasnya Bocah dalam IPAL
istimewa
Polisi Segera Periksa Manajemen RSUD SK Lerik Pasca Tewasnya Bocah dalam IPAL

Polisi langsung memasang garis polisi di lokasi kejadian sejak Selasa (6/8/2024) malam.

Baca Juga:

Affandra Muhammad Arsya Nasution alias Arzad Nasution, bocah berusia 7 tahun tewas setelah terjatuh ke dalam kolam Instalasi Pengolahan Air Limbah (Ipal) Rumah Sakit (RS) SK Lerik Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (6/8/2024).

Bocah laki-laki tersebut merupakan siswa kelas 1 SD di Kupang. Bocah tujuh tahun itu awalnya dijemput oleh ayahnya, Alwi dan dibawa ke RS SK Lerik. Sebab, ayahnya merupakan karyawan di RS SK Lerik.

Diketahui, bak penampung limbah tersebut tidak dipagari. Penutupnya juga hanya menggunakan seng bekas yang sudah keropos. Bak tersebut berukuran kedalaman sekitar dua meter dengan panjang lima meter dan lebar tiga meter.

Pihak Rumah Sakit Umum Daerah SK. Lerik Kupang belum ingin berkomentar atas kejadian tewasnya siswa SD yang yang terjatuh masuk dalam sebuah bak penampungan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) milik rumah sakit tersebut.

Direktur RSUD SK Lerik Kupang, drg Dian Sukmawati Arkiang, yang ingin diwawancarai atas peristiwa itu langsung naik ke mobil dan belum mau diwawancarai.

Ia langsung bergegas mengikuti keluarga korban pada Selasa petang dengan mobil dinasnya.

M. Mustafa (50), yang merupakan paman kandung korban sangat menyayangkan keamanan di rumah sakit itu.

Ia mengaku seharusnya pengamanan tempat limbah harusnya diperketat karena merupakan barang beracun.

Daud (38), salah seorang cleaning service di RSUD SK Lerik Kupang mengaku kalau sebelum kejadian mereka sedang melakukan briefing untuk pulang ke rumah.

Tiba - tiba ia mendengar informasi korban tenggelam di tempat IPAL. Daud bersama Rizal dan Aris langsung ke lokasi kejadian.

Mereka melihat ayah korban sedang berusaha mencari korban di dalam bak IPAL yang dipenuhi air dengan kedalaman kurang lebih 3 meter.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Ujian Psikologi Bintara Polri di Polda NTT Selesai, Tersisa 1.279 Peserta

Ujian Psikologi Bintara Polri di Polda NTT Selesai, Tersisa 1.279 Peserta

Dimingi-imingi Uang, Remaja Perempuan di Kupang Dicabuli Tetangga di Rumah Kosong

Dimingi-imingi Uang, Remaja Perempuan di Kupang Dicabuli Tetangga di Rumah Kosong

Tenggelam Saat Memancing, Enam Nelayan di Kupang Selamat dan Satu Nelayan Hilang

Tenggelam Saat Memancing, Enam Nelayan di Kupang Selamat dan Satu Nelayan Hilang

Pelaku Pencurian Di Kupang Beserta Barang Bukti Diamankan Tim Resmob Polres Kupang

Pelaku Pencurian Di Kupang Beserta Barang Bukti Diamankan Tim Resmob Polres Kupang

Pengangkutan BBM Ilegal di Kupang Libatkan Pelajar SMA

Pengangkutan BBM Ilegal di Kupang Libatkan Pelajar SMA

Tiga Pelaku Angkut BBM Ilegal di Oelpuah-Kupang Ditangkap Polisi

Tiga Pelaku Angkut BBM Ilegal di Oelpuah-Kupang Ditangkap Polisi

Komentar
Berita Terbaru