Jumat, 01 Mei 2026

Rilis BMKG! Ini Wilayah di Sumut Berpotensi Alami Longsor pada Juli 2024

Arie - Rabu, 03 Juli 2024 13:24 WIB
Rilis BMKG! Ini Wilayah di Sumut Berpotensi Alami Longsor pada Juli 2024
suara.com
Rilis BMKG! Ini Wilayah di Sumut Berpotensi Alami Longsor pada Juli 2024

digtara.com - Stasiun Geofisika Kelas I Deli Serdang merilis daftar wilayah di Sumatera Utara (Sumut) dan sekitarnya berpotensi longsor pada Juli 2024.

Baca Juga:

Dari daftar tersebut, ada tiga kategori longsor mulai dari rendah, sedang, hingga tinggi.

"Horas sobat BMKG di manapun berada. Berikut kami sajikan peta perkiraan bahaya tanah longsor bulan Juli 2024 untuk wilayah Sumatera Utara dan sekitarnya," tulis dalam unggahan akun Instagram @infogempa.sumbagut, Rabu (3/7/2024).

Berikut wilayah di Sumatera Utara yang berpotensi tinggi mengalami longsor:

1. Asahan

Aek Songsongan

2. Dairi

Tigalingga

3. Humbang Hasundutan

Onan Ganjang
Pakkat
Paranginan
Parlilitan
Tara Bintang

4. Karo

Mardinding

5. Labuhanbatu

Bilah Barat
Rantau Selatan
Rantau Utara

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Hujan Intensitas Tinggi Rendam Sejumlah Wilayah di Kabupaten Malaka

Hujan Intensitas Tinggi Rendam Sejumlah Wilayah di Kabupaten Malaka

Tanah Longsor Sumut 24 April 2026, Akses Jalan Nias Selatan dan Tapanuli Utara Terganggu

Tanah Longsor Sumut 24 April 2026, Akses Jalan Nias Selatan dan Tapanuli Utara Terganggu

Larantuka-Flores Timur Diguncang Gempa Bumi Tektonik Beruntun

Larantuka-Flores Timur Diguncang Gempa Bumi Tektonik Beruntun

Viral 4 Pria Todong Pistol Tukang Pangkas di Medan, 2 Oknum Polisi Dipatsus

Viral 4 Pria Todong Pistol Tukang Pangkas di Medan, 2 Oknum Polisi Dipatsus

6 Rumah Tertimbun Longsor di Sibolangit Deli Serdang, 5 Warga Meninggal Dunia

6 Rumah Tertimbun Longsor di Sibolangit Deli Serdang, 5 Warga Meninggal Dunia

Bulog Sumut Tingkatkan Penyaluran Beras SPHP Jadi 700 Ton per Hari untuk Jaga Harga Tetap Stabil

Bulog Sumut Tingkatkan Penyaluran Beras SPHP Jadi 700 Ton per Hari untuk Jaga Harga Tetap Stabil

Komentar
Berita Terbaru