Minggu, 03 Mei 2026

Dua Kelompok Pemuda di Alor Bertikai, Polisi Turun Tangan Mendamaikan

Imanuel Lodja - Sabtu, 15 Juni 2024 07:46 WIB
Dua Kelompok Pemuda di Alor Bertikai, Polisi Turun Tangan Mendamaikan
istimewa
Dua Kelompok Pemuda di Alor Bertikai, Polisi Turun Tangan Mendamaikan

digtara.com - Dua kelompok pemuda di Kalabahi, Kabupaten Alor, NTT terlibat pertikaian dan saling serang pada Jumat (14/6/2024).

Baca Juga:

Kasus pertikaian ini terjadi antara pemuda Wetabua dan pemuda kompleks Pura Pantar di area Pelabuhan Pelindo Kalabahi, Kabupaten Alor.

Konflik antara kedua kelompok pemuda tersebut diduga bermula dari kejadian pengeroyokan pada Rabu (12/6/2024) di depan rumah jabatan Ketua DPRD Kabupaten Alor di Kelurahan Kalabahi Kota, Kecamatan Teluk Mutiara, Kabupaten Alor.

Kejadian tersebut kemudian berlanjut dengan adanya cekcok dan pengeroyokan di pelabuhan Pelindo Kalabahi antara kedua kelompok pemuda hingga tawuran yang terjadi pada Jumat (14/6/2024).

Polisi pun turun tangan. Polres Alor melakukan mediasi dan penyelesaian kasus pertikaian antara pemuda ini.

Mediasi dipimpin Kasat Reskrim Polres Alor, AKP Yames Jems Mbau, Kaur Bin Ops (KBO) Satuan Reskrim Polres Alor, Ipda Yohanis Hamilkar Muda, dan Kanit Tipikor Satuan Reskrim Polres Alor, Ipda Ibrahim Usman.

Pertemuan di ruang Kasat Reskrim Polres Alor ini juga dihadiri lurah Wetabua, Jitran Blegur, Ketua Remas Masjid Wetabua, Mustafa Kiang, Ketua RT 01/RW 01 Kelurahan Kalabahi Kota, Alex Ladang dan Eben Puling selaku orang tua, Sapta Puling selaku tokoh pemuda Kampung Pantar, pemuda Wetabua dan pemuda Komplek Pura Pantar pelabuhan Pelindo.

Kedua belah pihak sepakat untuk mengakhiri konflik secara damai.

Masing-masing pihak juga berjanji untuk menjaga hubungan keluarga dan menghindari tawuran di masa mendatang.

Pasca berdamai, kedua belah pihak kemudian diundang oleh Penjabat Bupati Alor, Zeth Soni Libing ke rumah jabatan Bupati Alor.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Sekda, Sony Alelang, Ketua MUI Kabupaten Alor, Muhammad Bere, Ketua Klasis Alor Barat Laut, Pdt. Simon Petrus Amung, Wakapolres Alor, Kompol Jamaludin, Asisten I Sekda Alor, Ridwan Nampira, Danramil 01, Lettu Inf Selfus Tang, Kasat Reskrim Polres Alor, AKP Yames Jems Mbau, Danki Brimob Kompi 4 Yon A Polda NTT, Iptu Nardi Irawan, serta sejumlah pejabat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda dari kedua pihak yang terlibat konflik.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Begini Respons OJK NTT Pasca Penangkap Pelaku Phising Tools di Kupang

Begini Respons OJK NTT Pasca Penangkap Pelaku Phising Tools di Kupang

20 Unit Sepeda Motor Dihibahkan ke Polres Alor dan Sabu Raijua

20 Unit Sepeda Motor Dihibahkan ke Polres Alor dan Sabu Raijua

Tiga Pelaku Angkut BBM Ilegal di Oelpuah-Kupang Ditangkap Polisi

Tiga Pelaku Angkut BBM Ilegal di Oelpuah-Kupang Ditangkap Polisi

Anak Dibawah Umur Dicabuli Tetangganya, Polisi Naikkan ke Penyidikan

Anak Dibawah Umur Dicabuli Tetangganya, Polisi Naikkan ke Penyidikan

Kabur Dari Rumah, Pria di Kabupaten TTS-NTT Ditemukan Tewas Gantung Diri

Kabur Dari Rumah, Pria di Kabupaten TTS-NTT Ditemukan Tewas Gantung Diri

Pria di Belu Diamankan Polisi Karena Angkut BBM Ilegal

Pria di Belu Diamankan Polisi Karena Angkut BBM Ilegal

Komentar
Berita Terbaru