Sabtu, 01 Agustus 2026

Aparat Desa di Kabupaten Nagekeo-NTT Hilang saat Mencari Ikan di Pantai

Imanuel Lodja - Selasa, 23 April 2024 11:28 WIB
Aparat Desa di Kabupaten Nagekeo-NTT Hilang saat Mencari Ikan di Pantai
istimewa
Aparat Desa di Kabupaten Nagekeo-NTT Hilang saat Mencari Ikan di Pantai

digtara.com - Thomas Alfa Edison Iwa (38), aparat desa yang menjabat sebagai Kepala Urusan (Kaur) Pembangunan Desa Wolotelu, Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo, NTT hilang saat melaut pada Minggu (21/4/2024).

Baca Juga:

Ia mencari ikan menggunakan panah tradisional di Watu Wegu, kawasan pantai Enagera, Desa Wolotelu, Kecamatan Mauponggo.

Upaya pencarian terhadap korban yang juga warga Maukeo, Dusun I, Desa Wolotelu, Kecamatan Mauponggo sudah dilakukan.

Hingga Selasa (23/4/2024) pagi, korban belum juga ditemukan.

Kapolsek Mauponggo, Iptu Yakobus K. Sanam, SH saat dikonfirmasi Selasa (23/4/2024) membenarkan kejadian ini.

"Sejak Senin kemarin hingga saat ini kami masih di pantai dan lagi mencari korban," tandasnya.

Pasca mendapat informasi dari Sertu Yohanes Iwa yang juga Danposramil Keo Tengah pada Minggu (21/4/204) malam, Kapolsek Mauponggo memerintahkan anggota Polsek Mauponggo untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.

"Setelah dikonfirmasi, ternyata benar telah terjadi hilang kontak dengan korban saat menangkap ikan bersama 2 rekan lainnya," ujarnya.

Korban menangkap ikan dengan panah tradisional bersama Siding Jalla Wabang (27) Wabang dan Silvester Pangu (38) di Watu Wegu.

Silvester Pangu mengaku kalau pada Minggu malam, ia dibangunkan oleh Siding Jalla Wabang.

Padahal saat itu Silvester hendak beristirahat karena cuaca yang kurang bersahabat.

Kepada Siding, Silvester mengaku diminta korban mengajak mereka untuk pergi menangkap ikan bersama korban.

Karena merasa tidak enak hati maka Silvester pun mengiyakan sambil menunggu korban yang menurut Siding Jalla lagi ke pantai Enagera untuk mengecek gelombang.

Korban bersama Silvester dan Siding menuju Watu Wegu kawasan Pantai Enagera guna menangkap ikan menggunakan panah tradisional.

Korban dan Siding menggunakan panah. Sedangkan Silvester bertugas sebagai pengumpul ikan hasil tangkapan korban dan Siding
Saat itu jarak antara ketiganya kurang lebih 3 meter.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Kasusnya Naik Sidik, Penyidik Polda NTT Kembali ke Kabupaten TTU Periksa Sejumlah Saksi Terkait Kasus Dokter Icha

Kasusnya Naik Sidik, Penyidik Polda NTT Kembali ke Kabupaten TTU Periksa Sejumlah Saksi Terkait Kasus Dokter Icha

KPK Perluas Gerakan Pencegahan Korupsi Hingga Kabupaten TTS-NTT

KPK Perluas Gerakan Pencegahan Korupsi Hingga Kabupaten TTS-NTT

Patroli Tim URC Polres Sumba Barat Daya Tolong Korban Penganiayaan dan Amankan Pelaku

Patroli Tim URC Polres Sumba Barat Daya Tolong Korban Penganiayaan dan Amankan Pelaku

Tim URC Burhan Polres Ende Tangkap Pelaku Curanmor

Tim URC Burhan Polres Ende Tangkap Pelaku Curanmor

Selisih Paham Di Acara Adat, Guru Di Sumba Barat Daya Terluka Dianiaya Rekannya

Selisih Paham Di Acara Adat, Guru Di Sumba Barat Daya Terluka Dianiaya Rekannya

Kapal Milik Warga Sabu Raijua Tenggelam Saat Berlabuh di Pantai

Kapal Milik Warga Sabu Raijua Tenggelam Saat Berlabuh di Pantai

Komentar
Berita Terbaru