Minggu, 18 Januari 2026

Kunjungan ke Labuan Bajo, Kapolda NTT Tinjau Pembangunan Rusun Polres Manggarai Barat

Imanuel Lodja - Jumat, 19 April 2024 19:48 WIB
Kunjungan ke Labuan Bajo, Kapolda NTT Tinjau Pembangunan Rusun Polres Manggarai Barat
istimewa
Kunjungan ke Labuan Bajo, Kapolda NTT Tinjau Pembangunan Rusun Polres Manggarai Barat

digtara.com - Kapolda NTT, Irjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga didampingi Kapolres Mabar, AKBP Ari Satmoko meninjau progres pembangunan Rumah Susun (Rusun) Polres Manggarai Barat di Asrama Polsek Lama, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, Jumat (19/4/2024).

Baca Juga:

Kapolda juga didampingi para Pejabat Utama (PJU) Polda NTT dan staf Kementerian PUPR.

Kapolres Manggarai Barat, AKBP Ari Satmoko mengatakan kunjungan Kapolda NTT untuk mengetahui kondisi secara langsung dan sejauh mana progres pembangunan rumah susun Polres Manggarai Barat itu.

"Pembangunan Rusun ini sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan rumah anggota Polri di lingkungan Polres Manggarai Barat," kata Kapolres Mabar usai mendampingi Kapolda NTT meninjau progres pembangunan Rusun.

Lokasi pembangunan rumah susun berada di lahan Polsek Lama, Desa Gorontalo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat dengan lokasi lahan seluas 3.280 meter persegi dan luas bangunan total 2.892 meter persegi.

Rusun tersebut dibangun oleh Kementerian PUPR dengan ukuran Tipe 36 sebanyak 44 unit yang diperuntukan untuk 43 Kepala Keluarga personil Polres Manggarai Barat.

Sementara progres pembangunan sudah mencapai 28 persen.

Menurutnya, pembangunan rumah susun ini untuk mendukung pelaksanaan kegiatan Internasional dan nasional kedepan, tentunya membutuhkan penambahan personil untuk kegiatan pengamanan.

oleh karena itu perlu dibangun rumah susun untuk menampung personil Kepolisian Resor Manggarai Barat.

"Kedepan akan banyak sekali kegiatan Internasional di Labuan Bajo, maka dari itu Rusun sangat dibutuhkan agar menampung penambahan personil untuk pengamanan nasional maupun Internasional," tutur Kapolres Manggarai Barat.

Selain itu, pembangunan rumah susun diperuntukan untuk personel Polres Manggarai Barat yang mayoritas belum memiliki tempat tinggal, sebab personel Polres Manggarai Barat rata-rata berasal dari luar kota.

Kebanyakan tinggal di kost dan kontrakan maupun membangun rumah seadanya di tanah Polres, bahkan terpaksa harus berjauhan dengan keluarga.

"Menjadi pemikiran utama pimpinan Polri bahwa kesejahteraan dasar anggota berupa tempat tinggal yang layak huni bagi keluarga sehingga mereka sebagai pelayan dan pengayom masyarakat dapat hidup dengan tenang bersama keluarga tanpa harus memikirkan biaya kost dan mengontrak rumah, belum lagi jika berjauhan dengan keluarga," jelas Alumni Akpol angkatan 2004 itu.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Beraksi Lagi, Residivis di Manggarai Barat Ditangkap Polisi

Beraksi Lagi, Residivis di Manggarai Barat Ditangkap Polisi

Warga Manggarai Barat Mengaku Ditembak OTK, Polisi Turun Tangan

Warga Manggarai Barat Mengaku Ditembak OTK, Polisi Turun Tangan

Operasi SAR Kapal Tenggelam Di Labuan Bajo Berakhir, Upaya Kemanusiaan Tetap Berjalan

Operasi SAR Kapal Tenggelam Di Labuan Bajo Berakhir, Upaya Kemanusiaan Tetap Berjalan

Pasca Insiden Kapal Tenggelam, Polres Manggarai Barat Tingkatkan Pengamanan di Perairan Labuan Bajo

Pasca Insiden Kapal Tenggelam, Polres Manggarai Barat Tingkatkan Pengamanan di Perairan Labuan Bajo

Nahkoda dan ABK Bagian Mesin KM Putri Sakinah Jadi Tersangka Kasus Tenggelamnya Kapal Wisata

Nahkoda dan ABK Bagian Mesin KM Putri Sakinah Jadi Tersangka Kasus Tenggelamnya Kapal Wisata

NTT Jadi Lumbung Jagung Nasional, Kapolda NTT Pimpin Panen Raya Jagung Kuartal IV 2025

NTT Jadi Lumbung Jagung Nasional, Kapolda NTT Pimpin Panen Raya Jagung Kuartal IV 2025

Komentar
Berita Terbaru