Berawal dari Bunyi Handphone, Seorang Lansia di Rote Ndao Ditemukan Tewas dalam Semak
Pihak keluarga menerima kematian korban sebagai ajal dan tidak akan mempermasalahkan di kemudian hari.
Baca Juga:
- Dukung Semarak Pawai Paskah 2026, Polres Rote Ndao Beri Pengamanan Maksimal
- Terima Kunjungan Silaturahmi Ketua MS GMIT, Kapolres Rote Ndao Apresiasi Perayaaan Paskah dan Perkuat Toleransi Umat Beragama
- Personil Polres Rote Ndao dan Brimob Polda NTT Penyelamat Paus Pilot Dapat Penghargaan dari Kapolda NTT
"Keluarga menolak untuk dilakukan otopsi dengan membuatkan surat pernyataan yang ditandatangani oleh anak kandung korban mewakili keluarga serta mengetahui pihak pemerintah Kelurahan Olafulihaa," ujar Humas Polres Rote Ndao, Aiptu Anam Nurcahyo yang dikonfirmasi, Senin (1/4/2024).
Aiptu Anam menyebutkan pula kalau hasil pemeriksaan medis tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
"Saat ditemukan, jasad korban sudah mengalami kaku mayat dan dugaan sementara korban meninggal akibat terjatuh dan tidak segera mendapat pertolongan," ujar Aiptu Anam.
Jenazah korban diserahkan pihak kepolisian ke pihak keluarga dan dibawa ke kediaman korban untuk disemayamkan.
Selama ini korban diketahui mengalami gangguan penglihatan dan sakit rematik serta maag kronis.
Dukung Semarak Pawai Paskah 2026, Polres Rote Ndao Beri Pengamanan Maksimal
Terima Kunjungan Silaturahmi Ketua MS GMIT, Kapolres Rote Ndao Apresiasi Perayaaan Paskah dan Perkuat Toleransi Umat Beragama
Personil Polres Rote Ndao dan Brimob Polda NTT Penyelamat Paus Pilot Dapat Penghargaan dari Kapolda NTT
Kapolda NTT Bantu Perahu dan Perlengkapan Sekolah Bagi Siswa di Selatan Indonesia
Operasional SPBU di Rote Ndao Terbatas dan Sempat Lumpuh