Jumat, 27 Februari 2026

Gunung Marapi Erupsi Lagi hingga Ganggu Bandara, Wagub Sumbar Minta Warga Waspada

Arie - Jumat, 29 Maret 2024 13:40 WIB
Gunung Marapi Erupsi Lagi hingga Ganggu Bandara, Wagub Sumbar Minta Warga Waspada
suara.com
Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy

digtara.com - Aktivitas Gunung Marapi di Sumatera Barat (Sumbar) kembali meningkat. Bahkan, operasional Bandara Internasional Minangkabau (BIM) sempat tutup sementara pada Kamis (28/3/2024). Semua gara-gara terdampak sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Marapi yang berada di Kabupaten Agam dan Tanah Datar itu.

Baca Juga:

Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy mengimbau masyarakat di sekitar kawasan gunung Marapi untuk meningkatkan kewaspadaan. Dia meminta agar warga tidak mendekati puncak gunung dalam radius 4,5 kilometer, serta mengurangi aktivitas luar rumah.

Audy juga meminta masyarakat sekitar Gunung Marapi untuk rutin menggunakan masker guna mencegah terjadinya dampak kesehatan seperti Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

"Kami minta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi aktivitas luar rumah yang tidak terlalu penting," kata Audy Joinaldy saat melakukan Safari Ramadan di Masjid Ummul Khalisah, Kota Padang Panjang, Kamis (28/3/2024) malam.

Diketahui, sejak Desember 2023 lalu hingga saat ini, altivitas Gunung Marapi terus meningkat. Bahkan, saat ini statusnya telah berada di level III atau siaga, dan skala letusannya pun sudah semakin sering.

Akibatnya, selain menimbulkan korban jiwa, erupsi Gunung Marapi juga telah berdampak terhadap kesehatan masyarakat dan produktivitas lahan pertanian warga di sekitarnya.

"Kita bersyukur, hingga hari ini tidak terjadi letusan besar yang sampai mengakibatkan aliran larva panas ke pemukiman warga. Tapi, kondisi saat ini tentu perlu tetap kita waspadai," ujar Audy.

Sementara sebelumya, Penjabat (Pj) Wali Kota Padang Panjang, Sonny Budaya Putra mengatakan, total kerugian masyarakat Kota Padang Panjang akibat erupsi Gunung Marapi diperkirakan telah mencapai Rp13 miliar.

"Selain itu, juga berdampak terhadap produktivitas 53,7 hektar lahan pertanian masyarakat," ungkap Pj. Wali Kota Padang Panjang.

Sonny mengaku, hingga saat ini Pemko Padang Panjang telah melakukan sejumlah upaya untuk memastikan kesiapan masyarakat agar mereka sadar dan tangguh bencana. Diantaranya dengan rutin menggelar sosialisasi langkah penyelamatan mandiri, edukasi pencegahan serangan ISPA, hingga menggelontorkan bantuan bagi 419 petani yang lahannya terdampak.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Kemnaker Salurkan Bantuan Rp30,3 Miliar untuk Pemulihan Ekonomi Sumbar

Kemnaker Salurkan Bantuan Rp30,3 Miliar untuk Pemulihan Ekonomi Sumbar

Gunung Ili Lewotolok di Lembata-NTT Kembali Erupsi

Gunung Ili Lewotolok di Lembata-NTT Kembali Erupsi

Polda NTT Perketat Pengamanan Bandara Eltari Kupang

Polda NTT Perketat Pengamanan Bandara Eltari Kupang

Dua Desa di Flores Timur Dihantam Banjir Lahar Gunung Lewotobi Laki-laki

Dua Desa di Flores Timur Dihantam Banjir Lahar Gunung Lewotobi Laki-laki

Banjir Sumatera 2025: Refleksi Komunikasi Politik dan Relasi Kuasa dalam Tata Kelola Bencana

Banjir Sumatera 2025: Refleksi Komunikasi Politik dan Relasi Kuasa dalam Tata Kelola Bencana

Update Korban Bencana Sumbar: 166 Meninggal Dunia, 111 Orang Masih Hilang per 1 Desember 2025

Update Korban Bencana Sumbar: 166 Meninggal Dunia, 111 Orang Masih Hilang per 1 Desember 2025

Komentar
Berita Terbaru