Pengangkutan Logistik Pemilu ke Wilayah Kabupaten Kupang Penuh Perjuangan
digtara.com - Pendistribusian Logistik Pemilu 2024 di Kabupaten Kupang pada hari pertama (Jumat 9/2/2024) penuh perjuangan.
Baca Juga:
Salah satunya dari armada truk pengangkut logistik Pemilu menuju Kecamatan Amfoang Barat Daya hari Jumat petang.
Kapolres Kupang AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata mengonfirmasi bahwa pendistribusian logistik ke wilayah tersebut mengalami kendala karena truk pengangkut logistik Pemilu harus berkutat dengan lumpur di tepi sungai Kapsali di Kecamatan Amfoang Barat Daya.
"Kendaraan pengangkut logistik Pemilu ke Kecamatan Amfoang Barat Daya mengalami kendala, karena terjebak dalam lumpur usai mengarungi sungai Kapsali," terangnya.
"Ya berhasil juga sampai tujuan, setelah dibantu masyarakat setempat," tambahnya.
Truk kayu pengangkut logistik harus terjebak dalam lumpur dan tidak bisa menanjak.
Beruntung puluhan orang warga masyarakat mendatangi lokasi, dan secara bersama-sama menarik kendaraan tersebut hingga berhasil lolos dan bisa melanjutkan perjalanan menuju kantor Camat Amfoang Barat Daya.
Kendaraan tersebut merupakan kendaraan pengangkut logistik Pemilu 2024 yang dilepas pada hari pertama pendistribusian logistik ke enam wilayah Amfoang sebagai wilayah yang diprioritaskan mengingat cuaca yang saat ini sedang memasuki musim penghujan.
Wilayah Amfoang yang setiap tahunnya selalu dilanda banjir menjadi fokus perhatian KPUD Kabupaten Kupang, guna menjamin jalannya Pemilu tanggal 14 Februari 2024 tanpa kendala apapun.
Memasuki hari kedua, pendistribusian logistik pemilu di Kabupaten Kupang masih berjalan aman dan lancar.
Dan hari ini telah terdistribusi logistik ke Pulau Semau (wilayah Kecamatan Semau dan Semau Selatan) tanpa kendala dengan memanfaatkan jasa ASDP.
Gara-gara Kambing, Warga di Kupang Terluka Dibacok Rekannya
Wapres Hadiri Festival Paskah Pemuda GMIT 2026
Wali Kota Kupang Respons Penggerebekan Dua Lurah, Tegaskan Sanksi Disiplin ASN
Patroli Ditsamapta Polda NTT Selamatkan Dua Lurah Di Kota Kupang Yang Dianiaya Karena Diduga Selingkuh
Lerai Pertengkaran Suami-istri, Pria di Kupang Malah Ditikam Pria Mabuk Miras