Modus Doa Pelepasan, Pendoa di Kabupaten TTU Malah Cabuli Anak Dibawah Umur
digtara.com - DO alias Domi (51), warga Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), NTT yang mengaku sebagai pendoa mencabuli S (16).
Baca Juga:
Domi melakukan aksinya dengan modus melakukan doa pelepasan bersama korban S untuk kesembuhan DT yang juga kakek dari korban.
Kapolres TTU, AKBP Moh Mukhson yang dikonfirmasi Rabu (7/2/2024) membenarkan kejadian ini.
Kejadian bermula pada tanggal 26 Januari 2024 lalu.
Saat itu korban menjenguk kakeknya, DT yang sedang sakit di Kecamatan Bikomi Selatan, Kabupaten Timor Tengah Utara, NTT.
Saat tiba di rumah kakeknya, terduga pelaku Domi telah bersama beberapa orang berada di rumah tersebut.
Kemudian, korban bersama terlapor Domi berdoa bersama di dapur untuk kesembuhan kakek DT dipimpin oleh pelaku.
Terduga pelaku mengaku dirinya adalah seorang pendoa.
Setelah selesai berdoa, terduga pelaku sempat menawarkan kepada korban untuk pergi bekerja di Medan, Sumatera Utara.
Setelah mendengar tawaran pelaku, korban mengatakan akan menyampaikan hal ini kepada orangtuanya.
Korban kemudian meminta izin kepada orang tua pergi bekerja di Medan, Sumatera Utara.
Orang tua korban enggan memberi izin. Keberatan orang tua korban yang tidak memberi izin kepada korban untuk bekerja di Medan kemudian disampaikan kakek korban DT kepada Domi.
Terduga pelaku lalu meminta korban untuk berbisik tentang sesuatu agar orang tua korban mengizinkan korban bekerja di Medan.
Saat berbisik tersebut, terduga pelaku sempat bertanya apakah korban pernah tidur bersama laki-laki.
Berkas Perkara Adik Bunuh Kakak di Sikka-NTT P21, Tersangka Dilimpahkan ke Jaksa
Petani di Sikka-NTT Tewas Tertimpa Pohon Kemiri
Hari Kedua Pencarian, Nelayan di Alor-NTT Masih Belum Ditemukan
Upah Tidak Jelas, Pekerja THM di Sikka-NTT Minta Perlindungan Polisi
Pelayaran Wisata Labuan Bajo Diusulkan Dilakukan Parsial