Sabtu, 30 Agustus 2025

Ungkap Penyebab Kematian Pria di Desa Poto, Penyidik Periksa Puluhan Saksi dan Lakukan Otopsi

Imanuel Lodja - Sabtu, 06 Januari 2024 09:02 WIB
Ungkap Penyebab Kematian Pria di Desa Poto, Penyidik Periksa Puluhan Saksi dan Lakukan Otopsi
net
Ilustrasi.

digtara.com - Penyidik Satreskrim Polres Kupang berusaha keras mengungkap penyebab kematian Yance Timotius Manafe (63), warga RT 018/RW 009, Desa Poto, Kecamatan Fatuleu Barat, Kabupaten Kupang, NTT yang ditemukan tewas di pinggir jalan raya dengan kondisi tubuh luka ditikam.

Baca Juga:

Korban ditemukan meninggal di pinggir jalan umum di RT 017/RW 009, Desa Poto, Kecamatan Fatuleu Barat, Kabupaten Kupang pada Senin (1/1/2024).

Untuk mengungkap kasus ini, penyidik memeriksa puluhan saksi dan melakukan otopsi terhadap korban.

"sementara masih lidik. Kami masih memaksimalkan pemeriksaan terhadap saksi yang sudah dan akan kami periksa sekitar 20 orang," ujar Kasat Reskrim Polres Kupang, Iptu Elpidus Kono Feka saat dikonfirmasi, Sabtu (6/1/2023).

Penyidik unit Tindak Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polres Kupang sudah mengantongi nama saksi yang akan diperiksa lagi.

Penyidik juga mengagendakan menginterogasi sejumlah keluarga korban.

"Hari ini rencananya akan dilakukan interogasi terhadap keluarga korban yang sudah siap memberikan keterangan," tambah mantan Kapolsek Kupang Tengah, Polres Kupang ini.

Penyidik juga melakukan evaluasi rutin terhadap hasil penyelidikan setiap dua hari dengan harapan dalam dua pekan ini ada perkembangan hasil penyelidikan.

"Hasil penyelidikan yang kami lakukan akan kami lakukan evaluasi setiap 2 hari.

Harapan kami, dalam dua minggu ini ada progres," jelas Kasat Reskrim Polres Kupang.

Pihak medis di rumah sakit umum daerah Naibonat, Kabupaten Kupang juga sudah melakukan otopsi jenazah korban.

"Untuk hasil otopsi, minggu depan sudah bisa kami dapatkan dari RSUD Naibonat," tandas Kasat.

Yance Timotius Manafe (63), warga RT 018/RW 009, Desa Poto, Kecamatan Fatuleu Barat, Kabupaten Kupang, NTT ditemukan tewas di pinggir jalan raya.

Korban ditemukan meninggal di pinggir jalan umum di RT 017/RW 009, Desa Poto, Kecamatan Fatuleu Barat, Kabupaten Kupang pada Senin (1/1/2024).

Kerabat korban Sari Rohi Kana (47) yang juga warga RT 024/RW 009, Kelurahan Naikolan, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang kemudian melaporkan kasus ini ke Polres Kupang.

Laporan kasus dugaan pembunuhan ini tertuang dalam laporan polisi nomor LP/B/02/I/2024/SPKT/Polres Kupang/Polda NTT.

Sari Rohi Kana mengaku mendapatkan informasi melalui whatsApp dari Pendeta Daeng Dethan.

Pendeta menginformasikan kalau korban ditemukan di pinggir jalan umum Desa Poto.

Korban diduga meninggal karena kena tikam pada Senin subuh.

Sari kemudian ke tempat kejadian untuk memastikan keadaan korban. Ia menemukan korban sudah meninggal.

Ia kemudian ke Polres Kupang untuk melaporkan kejadian tersebut guna diproses sesuai hukum yang berlaku.

Informasi lain menyebutkan kalau sebelum kejadian, korban dan Reksiwardi Yofanto Mau (19) ke rumah kerabat di RT 017 Desa Poto untuk silaturahmi tahun baru.

Mereka kemudian lanjut ke acara pesta tahun baru di rumah di rumah Albinus Abanut dan sempat mengkonsumsi tiga botol minuman keras jenis sopi.

Reksiwardi mengajak korban pulang namun korban menolak sehingga Reksiwardi pulang ke rumah korban lalu memanggil Herlin Manafe (24), anak korban untuk menjemput korban di tempat acara.

Saat Herlin ke tempat acara, ia mendapati korban sudah tidur tergeletak di tengah jalan dalam keadaan tidak bergerak.

Herlin mencoba untuk memegang tangan korban namun tangan korban sudah kaku sehingga Herlin memanggil warga sekitar untuk datang melihat korban.

Warga sekitar mencoba membangunkan korban. Untuk memastikan keadaan korban, warga memegang nadi, namun korban sudah dalam keadaan kaku dan meninggal dunia.

Kapolsek Fatuleu, Ipda David Fanggidae dan Ka SPKT Polres Kupang, Ipda Hendra Tefnai dan KBO Sat Reskrim, Iptu Kuswantoro serta anggota ke TKP.

Polisi melakukan olah TKP dan pemeriksaan awal oleh anggota Identifikasi Polres Kupang bersama Tim medis Puskesmas Poto.

Korban dibawa ke Rumah Sakit umum Naibonat untuk dilakukan otopsi mayat.

Kasat Reskrim Polres Kupang, Iptu Elpidus Kono Feka yang dikonfirmasi Selasa (2/1/2023) membenarkan kejadian ini.

"Sudah dilakukan otopsi," ujar Kasat Reskrim Polres Kupang.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Dua Remaja Perempuan di Flores Timur-NTT Ditangkap Polisi Karena Curi Sepeda Motor

Dua Remaja Perempuan di Flores Timur-NTT Ditangkap Polisi Karena Curi Sepeda Motor

Satu Lagi Pelaku Pencurian Dengan Pemberatan Diserahkan Polsek Kota Lama ke Kejaksaan

Satu Lagi Pelaku Pencurian Dengan Pemberatan Diserahkan Polsek Kota Lama ke Kejaksaan

Mulai Pulih, Korban Kekerasan Seksual di Manggarai Timur Segera Dimintai Keterangan

Mulai Pulih, Korban Kekerasan Seksual di Manggarai Timur Segera Dimintai Keterangan

Jaga Kelestarian Lingkungan, Pemprov NTT Luncurkan SIPOPS

Jaga Kelestarian Lingkungan, Pemprov NTT Luncurkan SIPOPS

Korban Kapal Mati Mesin di Perairan Selat Rote-NTT Dievakuasi Selamat

Korban Kapal Mati Mesin di Perairan Selat Rote-NTT Dievakuasi Selamat

Warga di Perbatasan RI-RDTL Mengaku Mendengar Tujuh Kali Letusan Saat Bentrokan

Warga di Perbatasan RI-RDTL Mengaku Mendengar Tujuh Kali Letusan Saat Bentrokan

Komentar
Berita Terbaru