Ribuan Anggota TNI AD di NTT Siap Amankan Pemilu 2024
digtara.com - TNI AD melakukan upacara gelar pasukan dan penandatanganan pemilu damai di seluruh Indonesia, Rabu (8/11/2023).
Baca Juga:
- Bergandengan Tangan, Elemen Masyarakat di Manggarai Barat Bantu Ribuan Warga Terdampak Gempa Bumi
- Awalnya Pamit ke Kebun, Sepekan Kemudian Lansia Di Lembata-NTT Ditemukan Meninggal Membusuk di Kebunnya
- 181 Calon Kepala Desa di Manggarai Barat Pada 64 Desa Siap Bertarung, Polisi Sebar Anggota Pada 138 TPS
Di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI AD berkomitmen akan netral dan menjamin keamanan, serta kedamaian di perbatasan.
Gelar pasukan dalam rangka persiapan pengamanan Pemilu 2024 oleh TNI AD di Kota Kupang dipimpin komandan Korem 161/Wirasakti, Brigjen TNI Vebriel Buyung Sikumbang.
Sebanyak 1.250 personil TNI AD dari jajaran Korem 161/Wirasakti disiagakan untuk mengamankan pemilu nanti. Mereka tergabung dalam satuan kewilayahan dan satuan tempur.
Ribuan personil dari satuan kewilayahan dan satuan tempur ini akan ditempatkan di seluruh Kodim di NTT, untuk membantu pengamanan jelang maupun saat pemilu berlangsung.
"Seluruh perwakilan partai politik, ormas, organisasi profesi, tokoh agama maupun tokoh masyarakat juga diundang untuk ikut menandatangani ikrar, serta mendeklarasikan pemilu damai," kata Vebriel Buyung Sikumbang.
Menurutnya, tujuan gelar pasukan adalah untuk mengecek kesiapan personil, materil dan pasukan yang akan terlibat dalam pengamanan pemilu tahun 2024 mendatang.
"Ini sebagai salah satu bentuk komitmen dari TNI AD untuk melakukan pengamanan maksimal, sehingga kegiatan rangkaian pemilu dapat berjalan aman dan damai. Tadi ditekankan bapak Kasad bahwa TNI AD akan netral dalam melakukan tugas ini sehingga bisa aman, tertib dan lancar," jelas Vebriel Buyung Sikumbang.
Penjabat Gubernur NTT Ayodhya Kalake juga ikut menjamin netralitas para aparatur sipil negara (ASN), sehingga pemilu damai benar-benar dijalankan.
"Jadi deklarasi ini memperkuat komitmen kita semua seluruh lapisan masyarakat terutama TNI dan Polri, kami juga apresiasi pada pak Danrem yang sudah selenggarakan apel dan deklarasi pemilu damai ini. Semua unsur tadi sudah menandatangani tentunya kita semua harus sinergi agar pemilu berjalan dengan aman dan damai," tegasnya.
Bergandengan Tangan, Elemen Masyarakat di Manggarai Barat Bantu Ribuan Warga Terdampak Gempa Bumi
Awalnya Pamit ke Kebun, Sepekan Kemudian Lansia Di Lembata-NTT Ditemukan Meninggal Membusuk di Kebunnya
181 Calon Kepala Desa di Manggarai Barat Pada 64 Desa Siap Bertarung, Polisi Sebar Anggota Pada 138 TPS
Remaja Pria Warga Amfoang Timur-Kupang Ditemukan Pingsan di Wilayah Oecusse-Timor Leste
Story Whatsapp Berujung Laporan Polisi, Polisi Upayakan Penyelesaian Damai