Sungai Noelbiboko Kupang Meluap, Warga di Bantaran Sungai Direlokasi Sementara
digtara.com – Banjir masih menggenangi ratusan rumah warga di Desa Pariti Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang.
Baca Juga:
Banjir terjadi akibat hujan deras selama seharian penuh dan sungai meluap.
Tercatat ada 206 kepala keluarga atau 824 orang warga berdampak banjir dan harus mengungsi ke rumah kerabat dan lokasi yang lebih aman.
7 kepala keluarga yang rumahnya ada di bantaran sungai Noelbiboko direlokasi sementara.
Baca: Dua Unit Rumah Warga di Sulamu-Kupang Hanyut Terseret Banjir
“Akibat curah Hujan dengan intensitas cukup lama hingga malam hari menyebabkan sungai Noelbiboko yang melintasi Desa Pariti meluap dan merendam rumah – rumah warga di Dusun I dan Dusun IV Desa Pariti,” ujar Kapolsek Sulamu, Ipda Defri Wee, SH saat dikonfirmasi Senin (26/12/2022).
Sesuai hasil kordinasi pihak kepolisian dengan BPBD Kabupaten Kupang jumlah kepala keluarga yang tersebar di dusun 1 dan 4 berdampak banjir sebanyak 206 KK dan perkiraan jumlah jiwa yang terdampak banjir 824 jiwa.
“sampai saat ini tidak ada korban jiwa,” ujar Kapolsek.
Hujan yang turun sejak Minggu (25/12/2022) subuh hingga petang menyebabkan terjadi banjir yang merendam rumah warga setinggi kurang lebih 40 centimeter di dusun I dan IV Desa Pariti.
Baca: Kunjungi Gereja Katolik St Yoseph Kupang, Menag Yaqut Tegaskan Jadi Menteri Semua Agama
Di RT 19, RT 20, RT 21, Rat 22/RW 11 Dusun 4 ada 142 kepala keluarga terdampak banjir. Sisa nya terdapat di wilayah Dusun 1.
Sesuai dengan surat peringatan dini dari BPBD Propinsi NTT tanggal 21 Desember tentang pertumbuhan bibit Siklon Tropis Invest 90S bahwa kondisi cuaca di NTT terjadi hujan dengan intensitas sedang – lebat dan angin kencang masih akan terjadi di wilayah NTT.
Gelombang laut tinggi 1,25 – 2,5 meter di perairan yang ada di wilayah NTT.
Pihak kepolisian sudah mendatangi lokasi terdampak banjir dan melakukan evakuasi terhadap warga di sekitar bantaran anak sungai Noelbiboko.
“Kami juga melakukan koordinasi dengan BPBD Kabupaten Kupang dan menghimbauan kepada warga untuk waspada,” ujar Kapolsek.
Ia menyebutkan kalau terjadinya banjir di Desa Pariti disebabkan oleh curah hujan yang cukup lama dan menyebabkan sungai Noelbiboko meluap dan merendam rumah warga.
Akibat dari banjir tersebut menyebabkan warga kesulitan makanan sehinga pihak nya berharap BPBD Kabupaten Kupang dan PMI membuka dapur umum di desa Pariti maupun bantuan obat-obatnya seperlunya.
Baca: Seorang Wanita di Kupang Ditemukan Meninggal dalam Kamar Kos
Koordinasi dengan BPBD Kabupaten Kupang, Camat Sulamu dan Kepala Desa Pariti sehingga 7 KK yang berada persis di bantaran sungai Noelbiboko direlokasi untuk sementara waktu.
Peringatan dini terhadap warga juga perlu terus disampaikan agar selalu waspada.
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Sungai Noelbiboko Kupang Meluap, Warga di Bantaran Sungai Direlokasi Sementara
Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat
Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS
Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya
Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia
Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur