Bagi-bagi Uang Terkait Pilkades di Deliserdang, Warga Langkat Diarak ke Kantor Polisi

digtara.com – Warga Dusun Pulau Sari, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang berhasil mengamankan seseorang yang disinyalir akan melakukan politik uang atau suap (memberi uang) terkait Pilkades.
Baca Juga:
Tujuannya, agar memenangkan salah satu Calon Kepala Desa (Cakades) berinisial AW.
“Sempat kami bawa terduga pelaku berinisial DI kepada kepala dusun tadi. Lalu kami arak ke Polsek Binjai (Polsek Tandem),” kata pria berinisial P, yang merupakan salah satu warga di sana, Senin (18/4/22).
Menurut dia, mereka mencurigai dengan perilaku pria berinisial DI yang mereka amankan. Selain tidak ada warga yang mengenalnya, pria tersebut diketahui warga di sana juga bukan warga sekitar.
“Sehari sebelum pelaksanaan pemilihan, dia kerap mondar-mandir disini. Warga sinipun gak ada yang mengenali dia. Makanya saya dan rekan-rekan lain curiga,” sebut dia.
Kecurigaan yang muncul membuat mereka menghentikannya. Mereka mencoba bertanya keperluan pria tersebut berada di lingkungan mereka. “Setelah kami tahan, dia bilang warga Langkat dan bekerja sebagai seorang guru swasta di Langkat,” ucapnya.
Bahkan diakuinya, kalau terduga pelaku disuruh oleh salah satu calon berinisiap AW untuk membagikan uang kepada warga. Sehingga nantinya dapat memilih AW saat Pilkades.
“Dia mengaku memberikan uang kepada warga untuk memilih AW agar dapat menang dalam pemilihan ini,” ucapnya.
Rp100 ribu per orang
Setelah diamankan pria tersebut diarak ke kediaman Kepala Dusun (Kadus), guna mempertanggungjawabkan perbuatannya. Di sana dirinya disuruh buat pernyataan apa yang telah diperbuat. “Kami temukan uang ratusan ribu untuk diberikan kepada warga,” terang dia diamini beberapa warga di sana.
Menurut keterangan pelaku, setiap warga akan diberikan uang Rp 100 ribu, agar dapat memilih AW. Sesudah membuat surat pernyataan, warga memboyong (mengarak) pelaku ke Polsek Tandem (Polres Binjai).
“Benar, tadi sempat diarak warga. Karena posisi wargakan ramai dan takut dimassa makanya diamankan di Polsek Tandam. Karena aturan mainnya di P2K tingkat Kecamatan, jadi kita serahkan ke sana untuk ditindaklanjuti,” tegas Kasubag Humas Polres Binjai Iptu Junaidi.

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur
