Bahas Konflik Satwa dengan Warga, BBKSDA dan BBTNGL Hadiri Pertemuan Dengan Masyarakat
digtara.com – Konflik Harimau Sumatera dan masyarakat hingga berujung dengan dimangsanya hewan ternak, masih terus terjadi di wilayah Kabupaten Langkat. BBKSDA BBTNGL Hadiri Pertemuan
Baca Juga:
Untuk mengatasi masalah yang terjadi ini, pihak pemerintah Desa Batu Jongjong menggelar pertemuan dengan masyarakat yang dihadiri BBKSDASU, BBTNGL, KPH, Bhabinsa, perwakilan Camat Bahorok, YHUA, YSHL, WCS, Pemdes dan masyarakat pemilik lembu.
Dalam Februari 2022 ini, konflik Harimau Sumatera yang memangsa hewan ternak telah dua kali terjadi di Kecamatan Bahorok.
Baca: Mengenaskan! Pekerja di Riau Ditemukan Tewas Tanpa Kepala, Diduga Dimangsa Harimau
Pada Selasa (1/2/2022), satu hewan ternak lembu milik masyarakat bernama Sunar telah dimangsa Harimau Sumatera.
Pada Sabtu (5/2/2022) peristiwa serupa kembali terjadi. Satu hewan ternak lembu milik Hendri juga menjadi korban.
Kepala Seksi Konservasi wilayah II, Helbert Aritonang mengatakan, akibat dari konflik ini, masyarakat tidak bisa ke ladang karena takut menjadi korban Harimau Sumatera.
“Jadi dalam pertemuan ini, warga meminta agar mendapat pendampingan dari pihak petugas bersenjata saat mereka akan berladang,” kata Helbert, Selasa (8/7/2022).
Menyikapi permintaan warga, lanjut Helbert, pihak Kecamatan Bahorok akan koordinasi dengan Polsek dan Koramil dan tim penanggulangan akan mendampingi secara berkelompok karena harus fokus pada penanganan satwa.
“Akan dilakukan pemasangan satu kandang jebak lagi di lokasi yang akan disurvey besok. Kandang jebak milik BBKSDASU sudah terpasang satu unit dan satu unit lagi dari mitra yayasan PETAI akan dipasang hari ini,” tuturnya.
Penangkapan Harimau Sumatera, kata Helbert, BBKSDASU akan melibatkan ahli (pawang) yang akan didatangkan dari Tapsel untuk membantu penanganan konflik Harimau Sumatera di Bahorok.
“Nanti dalam penanganannya, pihak Pemerintah Desa akan berkoordinasi dan menyurati pihak Pemkab Langkat agar penanganan melibatkan tim satgas yang lebih besar lagi mengingat aktivitas masyarakat sudah terganggu akibat konflik ini,” tutup Helbert.
Bahas Konflik Satwa dengan Warga, BBKSDA dan BBTNGL Hadiri Pertemuan Dengan Masyarakat
Bupati Syah Afandin Dukung Program Kesehatan Aisyiyah untuk Warga Terdampak Banjir
Bupati Langkat Dorong Penguatan PGRI dan Pembinaan Generasi Lewat Porsenijar 2026
Gubsu Bobby dan Bupati Syah Afandin Lepas Kloter 2 Haji Langkat ke Tanah Suci Mekah
Bupati Langkat Syah Afandin Hadiri Musrenbang Sumut 2027, Dorong Sinkronisasi Pembangunan Daerah
Wabup Langkat Tiorita Buka TMMD Ke-128 di Gebang, Wujudkan Akselerasi Pembangunan Desa