Jumat, 17 Juli 2026

Bahas Konflik Satwa dengan Warga, BBKSDA dan BBTNGL Hadiri Pertemuan Dengan Masyarakat

Hendra Mulya - Selasa, 08 Februari 2022 06:27 WIB
Bahas Konflik Satwa dengan Warga, BBKSDA dan BBTNGL Hadiri Pertemuan Dengan Masyarakat

digtara.com – Konflik Harimau Sumatera dan masyarakat hingga berujung dengan dimangsanya hewan ternak, masih terus terjadi di wilayah Kabupaten Langkat. BBKSDA BBTNGL Hadiri Pertemuan

Baca Juga:

Untuk mengatasi masalah yang terjadi ini, pihak pemerintah Desa Batu Jongjong menggelar pertemuan dengan masyarakat yang dihadiri BBKSDASU, BBTNGL, KPH, Bhabinsa, perwakilan Camat Bahorok, YHUA, YSHL, WCS, Pemdes dan masyarakat pemilik lembu.

Dalam Februari 2022 ini, konflik Harimau Sumatera yang memangsa hewan ternak telah dua kali terjadi di Kecamatan Bahorok.

Baca: Mengenaskan! Pekerja di Riau Ditemukan Tewas Tanpa Kepala, Diduga Dimangsa Harimau

Pada Selasa (1/2/2022), satu hewan ternak lembu milik masyarakat bernama Sunar telah dimangsa Harimau Sumatera.

Pada Sabtu (5/2/2022) peristiwa serupa kembali terjadi. Satu hewan ternak lembu milik Hendri juga menjadi korban.

Kepala Seksi Konservasi wilayah II, Helbert Aritonang mengatakan, akibat dari konflik ini, masyarakat tidak bisa ke ladang karena takut menjadi korban Harimau Sumatera.

“Jadi dalam pertemuan ini, warga meminta agar mendapat pendampingan dari pihak petugas bersenjata saat mereka akan berladang,” kata Helbert, Selasa (8/7/2022).

Menyikapi permintaan warga, lanjut Helbert, pihak Kecamatan Bahorok akan koordinasi dengan Polsek dan Koramil dan tim penanggulangan akan mendampingi secara berkelompok karena harus fokus pada penanganan satwa.

“Akan dilakukan pemasangan satu kandang jebak lagi di lokasi yang akan disurvey besok. Kandang jebak milik BBKSDASU sudah terpasang satu unit dan satu unit lagi dari mitra yayasan PETAI akan dipasang hari ini,” tuturnya.

Penangkapan Harimau Sumatera, kata Helbert, BBKSDASU akan melibatkan ahli (pawang) yang akan didatangkan dari Tapsel untuk membantu penanganan konflik Harimau Sumatera di Bahorok.

“Nanti dalam penanganannya, pihak Pemerintah Desa akan berkoordinasi dan menyurati pihak Pemkab Langkat agar penanganan melibatkan tim satgas yang lebih besar lagi mengingat aktivitas masyarakat sudah terganggu akibat konflik ini,” tutup Helbert.

Bahas Konflik Satwa dengan Warga, BBKSDA dan BBTNGL Hadiri Pertemuan Dengan Masyarakat

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Hendra Mulya
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Plt. Bupati Tiorita Tinjau Ketersediaan BBM di SPBU Stabat, Gerak Cepat Atasi Antrean BBM di Langkat

Plt. Bupati Tiorita Tinjau Ketersediaan BBM di SPBU Stabat, Gerak Cepat Atasi Antrean BBM di Langkat

Plt. Bupati Tiorita Perkuat Sinergi Pemkab dan Polres Langkat di Momen Pisah Sambut Kapolres

Plt. Bupati Tiorita Perkuat Sinergi Pemkab dan Polres Langkat di Momen Pisah Sambut Kapolres

Mendagri Resmi Tunjuk Wabup Tiorita Surbakti Sebagai Plt Bupati Langkat

Mendagri Resmi Tunjuk Wabup Tiorita Surbakti Sebagai Plt Bupati Langkat

Wakil Bupati Tiorita Promosikan Potensi Langkat di PRSU ke-50

Wakil Bupati Tiorita Promosikan Potensi Langkat di PRSU ke-50

KPK Tetapkan Bupati Langkat Syah Afandin dan Seorang Kontraktor sebagai Tersangka Kasus Suap Proyek

KPK Tetapkan Bupati Langkat Syah Afandin dan Seorang Kontraktor sebagai Tersangka Kasus Suap Proyek

Tiba di Jakarta, Bupati Langkat Syah Afandin Jalani Pemeriksaan Intensif di KPK

Tiba di Jakarta, Bupati Langkat Syah Afandin Jalani Pemeriksaan Intensif di KPK

Komentar
Berita Terbaru