Purnawirawan TNI Ditemukan Tewas di Sungai Manusak Kupang
digtara.com – Alfredo Marques Marvao (58), pensiunan atau purnawirawan TNI dengan pangkat Kopral kepala ditemukan tewas tenggelam, Minggu (14/11/2021) siang sekitar pukul 14.30 wita.
Baca Juga:
Korban yang juga warga Desa Manusak, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang ditemukan di Sungai Manusak, Desa Manusak, Kecamatan Kupang Timur.
Diperoleh informasi kalau korban keluar dari rumah pada Minggu (14/11/2021) pagi sekitar pukul 10.00 Wita.
Korban keluar dari rumah menuju sungai Manusak yang berjarak dari rumah korban sekitar 800 meter untuk memancing ikan.
Sekitar pukul 13.00 wita, korban belum juga pulang sehingga membuat keluarga cemas karena takut terjadi apa – apa pada korban.
Sekitar pukul 13.10 wita, Afdi Diaz (28) dan Almerindo Dos Santos (26) bersama empat orang teman menuju ke sungai Manusak dimana tempat korban biasa pancing.
Lokasi tersebut tepat berada belakang kebun milik korban.
Pada saat mereka tiba dilokasi, mereka hanya menemukan barang- barang korban berupa 1 buah handphone, 1 pasang sandal, 1 buah jaket dan 1 buah rompi loreng tentara berada di pinggir sungai.
Kemudian mereka mencari korban di sekitar lokasi tersebut.
Almerindo Dos Santos alias Algo dan Olderiko da Costa alias Borju melakukan penyelaman di dalam aliran sungai.
Mereka menemukan korban sudah tenggelam dan berada di dekat kail pancingan yang tersangkut di dalam aliran kali/sungai.
Kemudian, Algo dan Borju membawa korban naik ke tepian kali/sungai dan kemudian membawa korban ke rumah korban.
Korban dibawa ke RSUD Naibonat Kabupaten Kupang untuk dilakukan dilakukan penanganan medis untuk memastikan kondisi korban.
Kapolsek Kupang Timur, Iptu Viktor H Seputra, SPi MSi meminta anggota piket jaga, Bripka Martisebel Bonbalan, S.H bersama dengan Bripka Muharraman ke RSUD Naibonat untuk mengambil keterangan tentang kejadian dan kondisi korban.
Malam hari, jenasah korban dibawa dari RSUD Naibonat ke rumah duka korban mengunakan mobil ambulance milik partai Gerindra
“Korban diduga tenggelam dan terbenam di dalam lumpur setelah melakukan penyelaman untuk melepaskan mata kail pancingnya yang tersangkut di dalam kali,” ujar Kapolsek Kupang Timur, Iptu Viktor H Seputra, Senin (15/11/2021).
Jarak korban ditemukan dari pinggir kali/sungai sekitar kurang lebih 3 meter.
Keluarga pun menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak akan menuntut secara proses hukum dan telah dibuatkan surat pernyataan penolakan autopsi oleh pihak keluarga korban.
Balita di Kabupaten Sikka Ditemukan Tenggelam dalam Lubang Galian MCK
Remaja di Amfoang Barat Laut-Kupang Temukan Ayahnya Tewas Tenggelam dalam Sungai
Hari Kelima Pencarian Siswa di Lokasi Wisata Air Terjun, Tim SAR Gabungan Kerahkan Tiga Regu
Cari Siswa Tenggelam, Tim SAR Gabungan Sisir Lokasi dan Lakukan Penyelaman
Cuaca Ekstrem Sulitkan Pencarian Korban Tenggelam, Lokasi Wisata Air Terjun Ditutup Sementara Bagi Pengunjung