Buntut Bentrok OKP di Medan, Masing-masing Ketua Organisasi Dipanggil Polisi
digtara.com – Buntut bentrok antara massa dua organisasi kemasyarakatan dan pemuda (OKP) di Medan, ketua masing-masing organisasi dipanggil polisi.
Baca Juga:
Kanit Reskrim Polsek Medan Kota melalui Panit I Iptu Widi Lumbanraja saat dikonfirmasi digtara.com melalui telepon selulernya mengatakan kedua perwakilan Ormas tersebut saat ini sedang berada di Polsek Medan Kota untuk dimintai keterangan.
“Udah kita panggil ketua ketuanya,” kata Widi kepada digtara.com Rabu (27/10/2021) malam.
Keduanya dipanggil untuk dimintai keterangan yang sebenarnya lalu dimediasi untuk saling menyudahi permasalahan tersebut agar tidak terjadi keributan kembali.
Baca: Gegara Spanduk, Massa dari Dua OKP Bentrok di Jalan Pandu Medan
“Udah selesai kita mediasi, mereka saling memafkan lahir dan batin,” ujarnya.
Widi menjelaskan permasalahan keduanya dipicu dari pemasangan sepanduk hingga terjadi keributan saling lempar batu.
“Jadi hanya masalah spanduk. Cuma udah selesai, masang spanduk kemudian lempar-lemparan baru tapi udah selesai, udah aman,” jelasnya.
Sebelumnya, bentrok antara massa pecah di Jalan Pandu, Kecamatan Medan Kota, Kota Medan, Rabu (27/10/2021).
Menurut keterangan saksi mata Doni menjelaskan, bermula bentrok tersebut terjadi lantaran salah satu ormas diserang oleh sekelompok ormas lainnya yang sedang memasang baliho spanduk. Pemasangan spanduk tersebut dipasang di kawasan atau basis ormas lainnya.
“Masang spanduk selamat yang tahun ke 62 mereka bang, karena besokkan hari ulang tahunnya. jadi mereka masang sepanduk Selamat ulang tahun gitu,†ucapnya kepada digtara.com.
Baca: Polres Kupang Tahan Tersangka Penganiayaan Saat Bentrok AntarPemuda di Fatuleu
Lantaran tidak senang dengan spaduk di wilayahnya dipasang oleh Ormas lain, sekelompok massa dari ormas lain tersebut langsung melakukan penyerangan dengan melempari batu.
“Tidak terima mungkin mereka bang, makanya langsung menyerang pakai batu, datang dari arah Jalan Semarang mereka bang langsung melempari batu,†ujarnya. [mag-04]
Buntut Mentrok OKP di Medan, Masing-masing Ketua Organisasi Dipanggil Polisi
Polresta Kupang Kota-Imigrasi TPI Kupang Bahas Masalah TPPO dan Imigran Gelap
Wamenhaj Dahnil; Naik Haji Pakai Uang Korupsi Haram!
Tinjau Diklat PPIH Hari ke-16, Menhaj: Petugas Haji Ujung Tombak Pelayanan Jemaah Haji
Wakil Ketua DPRD Jateng Sarif Abdillah Minta Kader IPNU-IPPNU Jaga Nilai Persatuan dan Kebangsaan
Puncak Armuzna 2026 Agar Berjalan Efektif dan Maksimal, Petugas yang Sudah Berhaji Langsung Diberangkatkan ke Mina