Viral Napi Diduga Dianiaya Sipir Lapas Tanjung Gusta Medan, Kalapas: Masih Kita Periksa

digtara.com – Sebuah video yang menunjukkan tubuh lebam akibat dianiaya sipir penjara dialami seorang narapidana alias napi, viral di media sosial. Perekam video menyebut peristiwa itu terjadi di Lapas Kelas I Tanjung Gusta Medan, Sumatera Utara.
Baca Juga:
Dalam Video tersebut tampak seorang pria membuka bajunya dan terlihat seluruh badannya memar seperti habis terkena pukulan.
“Buka lagi, buka lagi,” ucap seorang pria yang ada di dalam video tersebut.
“Inilah tindakan pegawai Lapas kelas I Medan. Kami bukan binatang, kami manusia pak. Kami dikerangkeng sampai bertahun-tahun karena masalah kecil saja,” ucapnya lagi sambil memperlihatkan badan temannya yang penuh luka.
“Diminta uang 30 juta, 40 juta baru bisa keluar, kalau engga dipukuli seperti ini. Kalau engga ngasih uang, nih pak bagaimana tindakan bapak ini,” ucapnya lagi.
Kepala Lapas Kelas I Erwendi membenarkan video viral yang terjadi di lapas kelas I Tanjung Gusta Medan.
“Benar, dan kami masih melalukan pemeriksaan dan penyelidikan, kita belum tau kenapa penganiayaan tersebut bisa dilakukan, apakah oleh petugas atau yang lain,” ucapnya kepada wartawan Minggu (19/09/2021).
Ia menegaskan, bila petugas terbukti melakukan penganiayaan, pihaknya akan menindak tegas sesuai ketentuan yang berlaku.
Ia menjelaskan, diduga video itu direkam di trap cell. Sel untuk orang-orang yang ada masalah dan beresiko tinggi.
“Itu memang trap cell bagi orang yang beresiko tinggi kita tempatkan disitu. Orang-orang bermasalah dan sebagainya, dianggap bisa menimbulkan gangguan keamanan,” paparnya.
Terkait dengan dugaan kutipan yang katakan dalam video itu pihak Lapas akan mendalami dan memeriksa apakah betul dilakukan oleh petugas.
“Nanti kita lihat hasil pemeriksaannya. Kalau itu betul dilakukan petugas kita mau tau apa penyebabnya. Kalau memang itu dilakukan petugas tentu kita lakukan pemeriksaan lebih lanjut dan pasti akan diberikan hukuman dengan ketentuan yang berlaku,” tandasnya. (mag-03)

6 Tersangka Kasus Penerimaan PPPK Kabupaten Madina Ditahan

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia
