Sabtu, 27 Juni 2026

5 Warga Meninggal Akibat Banjir Bandang di Flores Timur NTT

- Minggu, 04 April 2021 03:47 WIB
5 Warga Meninggal Akibat Banjir Bandang di Flores Timur NTT

digtara.com – Sebanyak 5 warga di Desa Lamanele, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) dilaporkan tewas akibat banjir bandang terjadi di wilayahnya pada Minggu (4/4/2021), pukul 01.00 Wita.

Baca Juga:

Jumlah itu bisa saja bertambah karena Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Flores Timur, NTT, masih melakukan pendataan di lapangan terkait korban meninggal dunia maupun luka-luka.

Petugas di lapangan masih melakukan penanganan darurat pascainsiden yang terjadi pada dini hari tersebut.

“Wilayah terdampak banjir bandang ini di dua desa, yaitu Desa Lamanele di Kecamatan Ile Boleng dan Desa Waiburak di Kecamatan Adonara Timur. Wilayah terdampak berada di Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT),” ungkap Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati dalam keterangan tertulis, Minggu (4/4/2021).

Data sementara di Desa Lamanele disebutkan oleh BPBD, sebanyak 5 orang meninggal, 5 lainnya menderita luka-luka dan 9 KK atau 20 jiwa terdampak.

Sedangkan di Desa Waiburak, sebanyak 4 orang mengalami luka-luka. Mereka sudah dirawat di puskesmas setempat.

Pantauan BPBD Kabupaten Flores Timur, puluhan rumah warga tertimbun lumpur di Desa Lamanele. Ada juga rumah warga yang hanyut terbawa banjir. Di samping itu, jembatan putus di Desa Waiburak Kec. Adonara Timur.

Pihak pemerintah daerah telah melakukan rapat terbatas antara Bupati, TNI, Polri dan instansi terkait. Salah satunya dengan pembentukan posko penanganan darurat.

Di lapangan, petugas terkendala transportasi karena akses satu-satunya adalah penyeberangan laut ke Pulau Adonara. Hujan, angin dan gelombang yang tinggi mengakibatkan pelayaran tidak diperbolehkan oleh otoritas setempat.

BNPB terus berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Flores Timur dan memantau penanganan darurat. Apabila dibutuhkan mobilisasi bantuan, BNPB telah siap dengan pengerahan sumber daya.

Sementara itu, BMKG memprakirakan terdapat potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat-sangat lebat, angin kencang dan gelombang tinggi dalam periode sepekan ke depan di sebagian wilayah Indonesia.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
:
SHARE:
Tags
Berita Terkait
IRT di Flores Timur Ditikam Usai Mandikan Anak

IRT di Flores Timur Ditikam Usai Mandikan Anak

Cungkil Pintu, Pria di Flores Timur Curi Puluhan Handphone Penghuni Asrama Putra

Cungkil Pintu, Pria di Flores Timur Curi Puluhan Handphone Penghuni Asrama Putra

Akhiri Konflik, Warga Adonara-Flores Timur Teken Komitmen Bersama Atas Konflik Komunal

Akhiri Konflik, Warga Adonara-Flores Timur Teken Komitmen Bersama Atas Konflik Komunal

Ratusan Senjata Diamankan Pasca Konflik Warga Adonara, Polisi Masih Tetap Siaga

Ratusan Senjata Diamankan Pasca Konflik Warga Adonara, Polisi Masih Tetap Siaga

Remaja Perempuan di Flores Timur Diamankan Polisi Karena Curi Sepeda Motor

Remaja Perempuan di Flores Timur Diamankan Polisi Karena Curi Sepeda Motor

Keamanan Mulai Kondusif Pasca Kerusuhan Warga di Adonara, Warga Kembali Serahkan Senpira dan Sajam ke Polisi

Keamanan Mulai Kondusif Pasca Kerusuhan Warga di Adonara, Warga Kembali Serahkan Senpira dan Sajam ke Polisi

Komentar
Berita Terbaru