Diduga kelelahan, Mahasiswa UIN Meninggal Dunia
digtara.com – Diduga kelelahan, Mahasiswa Universitas Islam Negeri Malang (UIN Malang), Miftah Rizki Pratama (20) meninggal di Kota Batu, Sabtu 6 Maret 2021, kemarin. Mahasiswa UIN Meninggal Dunia
Baca Juga:
- Dukung Pengelolaan Haji Profesional, UIN Sunan Kudus Siap Gelar Sertifikasi Pembimbing Haji dan Umrah ke-5 di Semarang
- UIN Sunan Kudus Gandeng Puluhan Jurnalis Lintas Media, Perkuat Branding Kampus
- Wisuda ke-41 Program Sarjana dan Wisuda ke-23 Program Magister, Rektor UIN Sunan Kudus: Jadilah Alumni yang Memberi Manfaat bagi Umat
Mahasiswa asal Jalan Turangga Dalam II Kota Bandung itu diduga kelelahan saat mengikuti proses pendidikan dan pelatihan (diklat) rekrutmen anggota baru organisasi pencak silat, Pagar Nusa.
Korban sempat mendapatkan perawatan di Rumah Sakit (RS) Karsa Husada Kota Batu. Namun nyawanya tetap tak tertolong.
Dilansir dari suara.com –jaringan digtara.com, korban bersama puluhan mahasiswa lainnya mengikuti kegiatan di luar kampus, tepatnya di kawasan Wisata Coban Rais, Kota Batu.
Kepala RPH Perhutani Oro – Oro Ombo, Hadi Mustofa membenarkan kabar tersebut. Rekrutmen anggota baru organisasi pencak silat itu diikuti korban dan 25 temannya, sekitar pukul 11.00 Wib, Sabtu (6/3/2021).
Baca: Melawan saat Ditangkap, Mahasiswa Spesialis Jambret di Labuhanbatu Ditembak Polisi
“Mahasiswa dari UIN Maulana Maliki Malang kan mengadakan perekrutan anggota baru silat Pagar Nusa. Terus ada semacam penerimaan anggota baru jadi jalan dari Desa Tlekung menuju ke Wisata Coban Rais. Perjalanan sekitar 3 kilometer dari Desa Tlekung itu mungkin karena kelelahan atau apa,” beber Hadi Mustofa, Minggu (7/3/2021).
Mengeluh Sakit
Ia melanjutkan, sekitar pukul 15.00 WibB, korban dilaporkan mengeluh sakit di kawasan ground camping, Wana Wisata Coban Rais.
“Sempat dilakukan pertolongan pertama oleh petugas kami di sana, diberikan oksigen tapi karena tidak ada perkembangan dibawa ke RS Karsa Husada Batu dengan kondisi sadar menggunakan sepeda motor,” ujarnya.
Pihaknya membantah bila korban meninggal akibat kecelakaan di kawasan Wisata Coban Rais. Mengingat korban dan rombongan hanya berada di arena camping ground, bukan di area cobannya.
“Belum sampai di area cobannya. Korban mengeluh sakit di situ (camping ground Coban Rais) akhirnya kita bawa ke rumah sakit,” ungkapnya.
Disclaimer: Artikel ini merupakan kerjasama digtara.com dengan suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggungjawab suara.com.
Diduga kelelahan, Mahasiswa UIN Meninggal Dunia
Dukung Pengelolaan Haji Profesional, UIN Sunan Kudus Siap Gelar Sertifikasi Pembimbing Haji dan Umrah ke-5 di Semarang
UIN Sunan Kudus Gandeng Puluhan Jurnalis Lintas Media, Perkuat Branding Kampus
Wisuda ke-41 Program Sarjana dan Wisuda ke-23 Program Magister, Rektor UIN Sunan Kudus: Jadilah Alumni yang Memberi Manfaat bagi Umat
Membangun Ekosistem Haji Masa Depan: Ramah Perempuan, Lansia, Difabel dan Lingkungan
Haji 2026, Kota Semarang Siap Berangkatkan 1.747 Jemaah, Termuda 15 Tahun dan Tertua 86 Tahun