Selasa, 27 Januari 2026

Alquran Dibakar Lagi, Muhammadiyah: Untuk Sulut Emosi Umat

- Sabtu, 12 September 2020 06:07 WIB
Alquran Dibakar Lagi, Muhammadiyah: Untuk Sulut Emosi Umat

digtara.com – Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof Abdul Mukti menilai, penodaan kitab suci Alquran di Eropa baru-baru ini sengaja dilakukan untuk membakar emosi umat Islam, khususnya di Swedia dan Norwegia. Alquran Dibakar Lagi, Muhammadiyah: Untuk Sulut Emosi Umat

Baca Juga:

Menurut dia, peristiwa itu pun telah mendapatkan reaksi yang cukup keras dari tokoh Muslim, termasuk Ketum PP Muhammadiyah, Prof Haedar Nasir.

“Peristiwa yang terjadi di Swedia dan Norwegia yang saya kira secara sengaja menurut saya dilakukan oleh orang-orang tertentu yang berusaha untuk membakar emoisi umat Islam dengan perilaku yang sangat menodai kesucian Alquran ini,” ujar Prof Mukti dalam pengajian bulanan PP Muhammadiyah yang digelar secara virtual pada Jumat (11/9/2020) malam seperti dikutip dari VIVA.

Dalam pengajian bertema “Islam dan Islamofobia di Eropa” tersebut, Prof Mukti menjelaskan, penodaan terhadap simbol Islam tersebut sebenarnya bukan sesuatu yang baru. Karena, menurut dia, sebelumnya juga telah terjadi peristiwa serupa, termasuk Majalah Charlie Hebdo di Prancis yang menerbitkan karikatur Nabi Muhammad SAW.

Menurut Prof Mukti, ketika terjadi penodaan terhadap simbol dan figur suci dalam Islam tersebut, maka juga akan menimbulkan reaksi yang cukup keras di Tanah Air.

Walaupun, menurut dia, peristiwa yang terjadi di Eropa tersebut terkadang tidak bisa diterima secara akurat.

“Walaupun demikian, karena ada fakta-fakta visual yang menurut saya dapat dipertanggungjawabkan, peristiwa yang baru saja terjadi di Swedia dan Norwegia itu begitu menghentakkan kita,” ucapnya.

Seperti diketahui, pada Jumat (8/8/2020) ekstremis sayap kanan membakar salinan Alquran di kota Malmo, Swedia. Sehari setelahnya, protes anti-Islam di Oslo, Norwegia yang diadakan oleh kelompok sayap kanan Stop

Islamisasi Norwegia (SION) berujung pada kerusuhan setelah seorang pengunjuk rasa merobek-robek halaman Alquran dan meludahinya.

Insiden penodaan Alquran di Swedia dan Norwegia itu pun memantik reaksi negara-negara Muslim yang mengutuk aksi tersebut. Tidak berhenti di situ, pada Kamis (10/9/2020).

Penodaan terhadap Alquran kembali terjadi di Swedia oleh kelompok sayap kanan Denmark. Pembakaran salinan Alquran tersebut terjadi pada saat demonstrasi ilegal oleh kelompok Stram Kurs di kawasan komunitas Muslim Rinkeby, Stockholm.

[ya]  Alquran Dibakar Lagi, Muhammadiyah: Untuk Sulut Emosi Umat

Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel YoutubeDigtara TV. Jangan lupa, like comment and Subscribe.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Tiket Bisa Dipesan Mulai 25 Januari, KAI Divre I Sumut Sediakan 5.616 Kursi per Hari untuk Mudik Lebaran 2026

Tiket Bisa Dipesan Mulai 25 Januari, KAI Divre I Sumut Sediakan 5.616 Kursi per Hari untuk Mudik Lebaran 2026

Kabar Gembira! Pemerintah Segera Bangun Tol Lembah Anai di Sumatera Barat

Kabar Gembira! Pemerintah Segera Bangun Tol Lembah Anai di Sumatera Barat

Menteri PU Targetkan Pengungsi Banjir dan Longsor di Sumatera Pulang Sebelum Ramadan

Menteri PU Targetkan Pengungsi Banjir dan Longsor di Sumatera Pulang Sebelum Ramadan

Buron Tiga Tahun, GMNI Sumut Desak Polres Belawan dan Polda Sumut Tangkap DPO Bandar Narkoba

Buron Tiga Tahun, GMNI Sumut Desak Polres Belawan dan Polda Sumut Tangkap DPO Bandar Narkoba

Kunjungi Toko Merchandise PSMS Medan, Gubernur Bobby Dorong Peningkatan Pemasukan Klub

Kunjungi Toko Merchandise PSMS Medan, Gubernur Bobby Dorong Peningkatan Pemasukan Klub

Hampir 15 Ribu Warga Masih Mengungsi Akibat Bencana di Sumatera Utara

Hampir 15 Ribu Warga Masih Mengungsi Akibat Bencana di Sumatera Utara

Komentar
Berita Terbaru