Rabu, 28 Januari 2026

Jubir Covid-19 Sebut Penggunaan Masker Lebih Penting Dari Pelindung Wajah

- Sabtu, 11 Juli 2020 16:51 WIB
Jubir Covid-19 Sebut Penggunaan Masker Lebih Penting Dari Pelindung Wajah

digtara.com – Juru Bicara (Jubir) Pemerintah untuk Percepatan Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, menyebut penggunaan masker lebih penting dibandingkan hanya menggunakan pelindung wajah.

Baca Juga:

“Kami mengibaratkan menggunakan pelindung wajah tanpa masker ibarat orang yang hanya menggunakan payung, yang hanya bisa melindungi tetesan air dari atas tapi tidak dari samping,” ujar Yurianto dalam konferensi pers Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Jakarta, Sabtu (11/7/2020)

Dia menambahkan masker harus tetap digunakan. Hal itu ibarat menggunakan jas hujan yang penuh yang bisa melindungi tetesan air dari atas dan samping bisa dihindari.

“Sekali lagi menggunakan masker menjadi yang penting. Gunakan masker yang nyaman digunakan,” kata dia.

Yuri juga melihat banyak yang menggunakan masker kain yang dirancang terlalu tebal dan tidak nyaman digunakan untuk bernafas. Selain itu ada yang menggunakan masker elastis yang menekan hidung dan membuat pengguna menurunkan maskernya hanya menutupi mulut.

“Oleh karena itu gunakan yang benar, buatlah desain yang baik agar tidak menutup hidung dan mulut secara ketat, namun mampu melindungi secara baik,” ujar dia.

MELAYANG DI UDARA

Dengan demikian, dia berharap masyarakat tetap menggunakan masker agar mampu terlindung dari penyebaran Covid-19. Yuri mengatakan mikrodroplet atau droplet yang kecil bisa diibaratkan seperti aerosol atau semprotan obat nyamuk, melayang di udara apabila ruangan tertutup atau sirkulasi udaranya buruk.

“Selama itu lah, virus tersebut berada di situ. Oleh karena itu, periksalah ventilasi ruangan agar memiliki sirkulasi udara yang baik,” kata Yuri.

Jumlah kasus positif Covid-19 hingga Sabtu (11/7) pukul 12.00 WIB bertambah 1.671 atau total menjadi 74.018 positif dan kasus sembuh bertambah 1.190 atau total 34.719 orang.

Untuk kasus meninggal bertambah 66 orang atau menjadi 3.535 kasus meninggal.

Yuri menambahkan kasus ODP yang dipantau sebanyak 34.887 kasus. Kemudian kasus PDP sebanyak 13.752 kasus. Sebanyak 460 kabupaten/kota terdampak Covid-19.

[AS]

 

https://www.youtube.com/watch?v=mA9EtMqCmjk

 

Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel Youtube Digtara TV. Jangan lupa, like comment and Subscribe.

 

Jubir Covid-19 Sebut Penggunaan Masker Lebih Penting Dari Pelindung Wajah

 

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Komentar
Berita Terbaru