Senin, 13 Juli 2026

KPK Tahan Eks Direktur Pertamina Chrisna Damayanto Terkait Suap Pengadaan Katalis

Arie - Selasa, 06 Januari 2026 09:06 WIB
KPK Tahan Eks Direktur Pertamina Chrisna Damayanto Terkait Suap Pengadaan Katalis
suara.com
KPK menahan eks Direktur Pertamina Chrisna Damayanto terkait dugaan suap pengadaan katalis Balongan senilai Rp176 miliar.

digtara.com -Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan mantan Direktur Pengolahan PT Pertamina, Chrisna Damayanto (CD), pada Senin (5/1/2026). Penahanan dilakukan terkait kasus dugaan korupsi suap pengadaan katalis di PT Pertamina pada tahun anggaran 2012–2014.

Baca Juga:

Plh Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Mungki Hadipratikto, menyampaikan bahwa penahanan dilakukan setelah pemeriksaan oleh penyidik dan tim kesehatan KPK.

"Tersangka CD ditahan untuk 20 hari pertama terhitung sejak 5 hingga 24 Januari 2025 dan ditempatkan di Rutan Cabang KPK Gedung C1," ujar Mungki di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.

Modus Suap Pengadaan Katalis Pertamina

Baca Juga:
Dalam konstruksi perkara, Chrisna diduga melakukan pengondisian agar PT Melanton Pratama (PT MP) dapat mengikuti tender pengadaan katalis Residue Catalytic Cracking (RCC) di Refinery Unit VI Balongan.

Chrisna juga diduga mengeluarkan kebijakan penghapusan kewajiban uji ACE Test bagi produk katalis, sehingga PT MP terpilih sebagai pemenang pengadaan katalis Balongan periode 2013–2014.

Nilai kontrak pengadaan tersebut mencapai USD 14,4 juta atau sekitar Rp176,4 miliar berdasarkan kurs rupiah pada tahun 2014.

Aliran Dana Suap ke Tersangka

Setelah PT MP memenangkan proyek, perusahaan tersebut diduga memberikan sebagian fee yang berasal dari Albemarle Corp kepada Chrisna Damayanto.

"Penerimaan fee oleh tersangka CD sekurang-kurangnya sebesar Rp1,7 miliar terjadi pada periode 2013 hingga 2015," kata Mungki.

Baca Juga:
KPK menilai penerimaan uang tersebut berkaitan langsung dengan kebijakan Chrisna selaku Direktur Pengolahan PT Pertamina yang bertentangan dengan tugas dan kewajibannya.

Pasal yang Dikenakan

Atas perbuatannya, Chrisna Damayanto sebagai penerima suap diduga melanggar:

  • Pasal 12 huruf a atau
  • Pasal 12 huruf b atau
  • Pasal 11
  • juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP
KPK menegaskan proses hukum akan terus berlanjut guna mengusut pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam perkara tersebut.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
KPK Tetapkan Bupati Langkat Syah Afandin dan Seorang Kontraktor sebagai Tersangka Kasus Suap Proyek

KPK Tetapkan Bupati Langkat Syah Afandin dan Seorang Kontraktor sebagai Tersangka Kasus Suap Proyek

Tiba di Jakarta, Bupati Langkat Syah Afandin Jalani Pemeriksaan Intensif di KPK

Tiba di Jakarta, Bupati Langkat Syah Afandin Jalani Pemeriksaan Intensif di KPK

Wamen Imipas dan Delapan Orang Lainnya Ditahan KPK Terkait Dugaan Pemerasan Izin Tinggal WNA Capai Ratusan Miliar

Wamen Imipas dan Delapan Orang Lainnya Ditahan KPK Terkait Dugaan Pemerasan Izin Tinggal WNA Capai Ratusan Miliar

Pertamina Sesuaikan Harga BBM Mulai 1 Juni 2026, Dexlite dan Pertamina Dex Turun

Pertamina Sesuaikan Harga BBM Mulai 1 Juni 2026, Dexlite dan Pertamina Dex Turun

Pertamina Pertahankan Harga BBM Nonsubsidi hingga Akhir Mei 2026

Pertamina Pertahankan Harga BBM Nonsubsidi hingga Akhir Mei 2026

Issu Bagi-Bagi Proyek Bencana di Sidimpuan, KPK Diminta Segera Bertindak

Issu Bagi-Bagi Proyek Bencana di Sidimpuan, KPK Diminta Segera Bertindak

Komentar
Berita Terbaru