Jumat, 10 April 2026

KPK Tahan Eks Direktur Pertamina Chrisna Damayanto Terkait Suap Pengadaan Katalis

Arie - Selasa, 06 Januari 2026 09:06 WIB
KPK Tahan Eks Direktur Pertamina Chrisna Damayanto Terkait Suap Pengadaan Katalis
suara.com
KPK menahan eks Direktur Pertamina Chrisna Damayanto terkait dugaan suap pengadaan katalis Balongan senilai Rp176 miliar.

digtara.com -Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan mantan Direktur Pengolahan PT Pertamina, Chrisna Damayanto (CD), pada Senin (5/1/2026). Penahanan dilakukan terkait kasus dugaan korupsi suap pengadaan katalis di PT Pertamina pada tahun anggaran 2012–2014.

Baca Juga:

Plh Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Mungki Hadipratikto, menyampaikan bahwa penahanan dilakukan setelah pemeriksaan oleh penyidik dan tim kesehatan KPK.

"Tersangka CD ditahan untuk 20 hari pertama terhitung sejak 5 hingga 24 Januari 2025 dan ditempatkan di Rutan Cabang KPK Gedung C1," ujar Mungki di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.

Modus Suap Pengadaan Katalis Pertamina

Baca Juga:
Dalam konstruksi perkara, Chrisna diduga melakukan pengondisian agar PT Melanton Pratama (PT MP) dapat mengikuti tender pengadaan katalis Residue Catalytic Cracking (RCC) di Refinery Unit VI Balongan.

Chrisna juga diduga mengeluarkan kebijakan penghapusan kewajiban uji ACE Test bagi produk katalis, sehingga PT MP terpilih sebagai pemenang pengadaan katalis Balongan periode 2013–2014.

Nilai kontrak pengadaan tersebut mencapai USD 14,4 juta atau sekitar Rp176,4 miliar berdasarkan kurs rupiah pada tahun 2014.

Aliran Dana Suap ke Tersangka

Setelah PT MP memenangkan proyek, perusahaan tersebut diduga memberikan sebagian fee yang berasal dari Albemarle Corp kepada Chrisna Damayanto.

"Penerimaan fee oleh tersangka CD sekurang-kurangnya sebesar Rp1,7 miliar terjadi pada periode 2013 hingga 2015," kata Mungki.

Baca Juga:
KPK menilai penerimaan uang tersebut berkaitan langsung dengan kebijakan Chrisna selaku Direktur Pengolahan PT Pertamina yang bertentangan dengan tugas dan kewajibannya.

Pasal yang Dikenakan

Atas perbuatannya, Chrisna Damayanto sebagai penerima suap diduga melanggar:

  • Pasal 12 huruf a atau
  • Pasal 12 huruf b atau
  • Pasal 11
  • juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP
KPK menegaskan proses hukum akan terus berlanjut guna mengusut pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam perkara tersebut.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Harga BBM Pertamina 1 April 2026 di Seluruh Indonesia, Pertalite hingga Pertamax Berapa Per Liter?

Harga BBM Pertamina 1 April 2026 di Seluruh Indonesia, Pertalite hingga Pertamax Berapa Per Liter?

Pertamina Tambah 3,2 Juta Tabung LPG Jelang Idulfitri 2026, Pasokan Sumbagut Diperkuat

Pertamina Tambah 3,2 Juta Tabung LPG Jelang Idulfitri 2026, Pasokan Sumbagut Diperkuat

KPK Resmi Tahan Yaqut Cholil Qoumas dalam Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji 2023-2024

KPK Resmi Tahan Yaqut Cholil Qoumas dalam Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji 2023-2024

Stok BBM Nasional Aman, Pertamina Pastikan Cadangan Energi Bisa Bertahan Hingga 35 Hari

Stok BBM Nasional Aman, Pertamina Pastikan Cadangan Energi Bisa Bertahan Hingga 35 Hari

Pertamina Jelaskan Soal Stok BBM 20 Hari: Bukan Hanya Cukup 20 Hari, Tapi Bisa Hadapi Lonjakan Konsumsi

Pertamina Jelaskan Soal Stok BBM 20 Hari: Bukan Hanya Cukup 20 Hari, Tapi Bisa Hadapi Lonjakan Konsumsi

Warga Serbu SPBU, Pertamina Pastikan Stok BBM Aman dan Imbau Masyarakat Tidak Panic Buying

Warga Serbu SPBU, Pertamina Pastikan Stok BBM Aman dan Imbau Masyarakat Tidak Panic Buying

Komentar
Berita Terbaru