Indonesia dan Denmark Tingkatkan Kerja Sama dalam Transisi Energi
Baca Juga:
- Tiket Bisa Dipesan Mulai 25 Januari, KAI Divre I Sumut Sediakan 5.616 Kursi per Hari untuk Mudik Lebaran 2026
- Ketua DPKS, Dr Drs Budiyanto SH, M.Hum Dinobatkan Sebagai Tokoh Prestasi Indonesia 2026 Bidang Pendidikan
- OYO Laporkan Pengelola Hotel ke Polda Sumut atas Dugaan Pelanggaran Perjanjian dan Gangguan Operasional
Pembaruan ini ditandai dengan pertemuan bilateral antara Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dan Menteri Luar Negeri Denmark Lars Løkke Rasmussen di Jakarta pada Senin (21/4).
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas perkembangan kerja sama yang telah dicapai, dengan fokus pada pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT) di Indonesia.
Bahlil menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi selama hampir satu dekade antara kedua negara dalam mendorong pemanfaatan EBT.
"Denmark memiliki pengalaman dan teknologi maju di bidang energi terbarukan, khususnya tenaga angin, serta inovasi dalam meningkatkan efisiensi energi. Kerja sama ini sangat penting bagi Indonesia," ujar Bahlil.
Hasil pertemuan tersebut meliputi penandatanganan Protokol Perubahan dan tiga Memorandum Saling Pengertian (MSP) antara perusahaan dari kedua negara.
Kesepakatan ini merupakan kelanjutan dari program Indonesia-Denmark Energy Partnership Programme (INDODEPP) yang dimulai sepuluh tahun lalu.
Adapun tiga MSP yang ditandatangani meliputi:
1. PLN Indonesia Power dan Vestas – Studi bersama untuk mengembangkan potensi pasokan listrik hijau di Indonesia.
2. PLN Nusantara Power dan Vestas – Eksplorasi proyek pembangkit listrik berbasis energi terbarukan.
3. PLN Indonesia Power dan Saltfoss Energy – Kolaborasi pengembangan energi nuklir di Indonesia.
Menteri Luar Negeri Denmark Lars Løkke Rasmussen menyatakan bahwa kerja sama ini menjadi contoh bagaimana peningkatan energi terbarukan dapat berjalan seiring dengan penguatan ketahanan energi.
"Saya sangat senang karena kolaborasi ini bukan hanya respons jangka pendek, tetapi telah dibangun bertahun-tahun lamanya," kata Rasmussen.
Kerja sama ini diharapkan dapat mempercepat transisi energi di Indonesia sekaligus memperkuat hubungan bilateral antara kedua negara.
Tiket Bisa Dipesan Mulai 25 Januari, KAI Divre I Sumut Sediakan 5.616 Kursi per Hari untuk Mudik Lebaran 2026
Ketua DPKS, Dr Drs Budiyanto SH, M.Hum Dinobatkan Sebagai Tokoh Prestasi Indonesia 2026 Bidang Pendidikan
OYO Laporkan Pengelola Hotel ke Polda Sumut atas Dugaan Pelanggaran Perjanjian dan Gangguan Operasional
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Rabu 14 Januari 2026
KAI Divre I Sumut Siapkan 34.288 Kursi Dukung Mobilitas dan Wisata Libur Isra Mi’raj 2026