Polrestabes Medan Masih Periksa Pembunuh Begal

Senin, 27 Desember 2021 14:07
ist
Dedi (baju putih) saat menyerahkan diri ke Polrestabes Medan

digtara.com – Polisi masih mendalami pengakuan Dedi (21), yang mengaku membunuh Reza (20) untuk membela diri saat jadi korban begal.

Penegasan tersebut disampaikan Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol M Firdaus kepada wartawan, Senin (27/12/2021).

“Mohon waktunya, masih dalam penyelidikan,” ucapnya kepada wartawan.

Kasus ini mencuat saat jenazah Reza (20) ditemukan tewas bersimbah darah di Kecamatan Sunggal Kabupaten Deliserdang. Dedi menyebut Reza merupakan satu dari 4 pelaku begal.

Dedi menceritakan pada Selasa (22/12/2021), saat sedang mengendarai motor, tiba-tiba handphonenya berdering sehingga dirinya menepi.

“Jadi awal itu habis pulang dari Karya Cilincing mau pulang ke rumah. Di situ tempat kejadian saya berhenti sebentar, mau ngangkat telpon,” ucap Dedi kepada wartawan.

Ketika sedang menelpon, dia dihampiri oleh 4 orang yang tidak dikenal. Ke empat orang itu tiba-tiba berupaya merampas sepeda motornya. Tapi Dedi melawan.

“Saya matikan motor saya, saya tarik kuncinya, saya buang, setelah itu saya dipukuli sampai helm saya lepas,” ucapnya lagi.

Dedi pun sempat berteriak untuk meminta pertolongan warga. Namun karena kondisi sepi, tidak ada warga yang mendengar dan menolongnya.

Laman: 1 2

Berita Terkait