Pembacok Anggota TNI di Medan Bukan ODGJ Tapi Diduga Komplotan Preman, 9 Orang Diamankan

Jumat, 22 April 2022 16:30
ist
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda

digtara.com – Pembacok anggota TNI Bhabinsa Koramil 0201-06/ Medan Sunggal, di terminal Pinang Baris, diduga bukan cuma Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ). Terkini, polisi mengamankan sembilan orang yang diduga terkait penganiayaan berat itu.

Sembilan orang tersebut diduga merupakan komplotan preman yang ada dibalik pelaku berinisial H yang sempat di isukan seorang ODGJ.

“Lewat Kapolsek Sunggal sudah kita amankan 9 orang, ” kata Kapolrestabes Medan Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda, Jumat (22/4/2022).

Penangkapan sembilan terduga  komplotan pembacok terhadap anggota TNI bernams Serda Suwardi adalah hasil pengembangan.

“Itu juga menjadi bagian dari tindak lanjut kita, ” ujar Valentino.

Hingga saat ini pihaknya terus berupaya untuk mengantisipasi tingkat premanisme di terminal yang ada di kota Medan.

“Nanti ke depannya kita jaga terus biar tidak terjadi lagi aksi premanisme di terminal maupun tempat-tempat lain, ” katanya.

Sebelumnya diberitakan, Seorang anggota TNI Koramil 0201/ Medan Sunggal di bacok di Terminal Pinang Baris, Jalan TB Simatupang, kelurahan lalang, Medan Sunggal, kota Medan.

Dari informasi yang dihimpun digtara.com peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (19/4/2022) pagi sekitar pukul 10.00 WIB.

Saat itu korban yang bernama Serda Suwardi sedang menjalankan tugasnya, kemudian tiba tiba datang seorang pria inisial H langsung membacok kepalanya hingga terjatuh ke tanah.

“Tiba tiba aja di dibacok lagi duduk duduk bagian kepala belakangnya,” kata Kapolsek Medan Sunggal Kompol Chandra Yudha.

Berita Terkait